Berita Sehari
Sains

Mikoriza, Jaringan Jamur yang Memperluas Jangkauan Akar

Redaksi Opinix ·

Arbuskula dan hifa mikoriza arbuskular pada akar Macrotyloma uniflorum, didokumentasikan 8 Agustus 2019.
Arbuskula dan hifa mikoriza arbuskular pada akar Macrotyloma uniflorum, didokumentasikan 8 Agustus 2019.
Foto: Foto mikroskop: Rajarshi Rit; lisensi CC BY 4.0; perubahan: dikonversi ke JPEG dan diskalakan — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Vesicular_Arbuscular_Mycorrhizae_40X0031_01.jpg

Di bawah permukaan tanah, banyak akar tumbuhan hidup berdampingan dengan jamur dalam hubungan yang disebut mikoriza. Istilah ini merujuk pada kemitraan antara jamur tanah dan ujung atau jaringan akar; bentuknya tidak selalu tampak dari atas, tetapi dapat mengubah cara tumbuhan menjangkau air dan unsur hara.

Layanan Riset Dinas Kehutanan Amerika Serikat menjelaskan bahwa hifa jamur memperluas kontak akar dengan tanah. Jaringan filamen yang jauh lebih halus daripada akar itu membantu membawa air serta unsur hara, terutama nitrogen dan fosfor, kepada tumbuhan.

Pertukaran tersebut bukan pemberian satu arah. Tumbuhan memasok karbon hasil fotosintesis kepada jamur, sedangkan jamur membantu memperoleh mineral dari bagian tanah yang sulit dicapai akar sendiri. Tinjauan ilmiah di PubMed menekankan bahwa perpindahan karbon, nitrogen, fosfat, kalium, dan sulfat terjadi melalui antarmuka khusus di dalam akar.

Salah satu bentuknya adalah mikoriza arbuskular. Jamur membentuk struktur bercabang yang disebut arbuskula di sel korteks akar, tempat pertukaran berlangsung. Foto mikroskop pada artikel ini memperlihatkan arbuskula dan hifa, sehingga jaringan yang biasanya tersembunyi dapat diamati.

Manfaat mikoriza tetap bergantung pada jenis tumbuhan, jamur, tanah, ketersediaan hara, dan kondisi lingkungan. Karena itu, istilah “jamur baik” tidak berarti semua inokulan akan otomatis meningkatkan pertumbuhan; kecocokan organisme dan konteks budidaya perlu diuji, bukan diasumsikan.

Sumber: US Forest Service Research and Development, “Mycorrhizae” https://research.fs.usda.gov/treesearch/9995; Wang dkk., “Nutrient Exchange and Regulation in Arbuscular Mycorrhizal Symbiosis,” 2017 https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28782719/

Catatan editorial: Ini adalah artikel pengetahuan yang merangkum dua sumber ilmiah, bukan berita temuan terbaru dan bukan saran pembelian produk pertanian. Foto adalah citra mikroskop berlisensi yang relevan, bukan hasil pengamatan redaksi; warna tidak direkayasa dan berkas hanya dikonversi serta diskalakan.

Baca juga

Perangkat ayunan Newton dengan bola-bola logam yang tersusun segaris, didokumentasikan 21 September 2014. Foto dipotong seperlunya, diubah ukuran, dan dikonversi ulang ke JPEG.Sains

Ayunan Newton Memisahkan Momentum dari Energi

Ayunan Newton dikenal lewat deretan bola logam yang saling menyentuh. Ketika satu bola di ujung dilepas, bola di ujung seberang bergerak. Pemandangan ringkas itu sering disebut contoh kekekalan moment