Berita Sehari
Sains

Tardigrada dan Cara Hidup Bertahan Saat Lingkungan Mengering

Redaksi Opinix ·

Tardigrada Acutuncus antarcticus dilihat melalui mikroskop, 11 Agustus 2016. Foto dipotong dan diperkecil.
Tardigrada Acutuncus antarcticus dilihat melalui mikroskop, 11 Agustus 2016. Foto dipotong dan diperkecil.
Foto: Roberto Guidetti — CC BY-SA 4.0 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Tardigrade_Acutuncus_Antarcticus.jpg

Tardigrada adalah hewan mikroskopis berkaki delapan yang sering dijuluki beruang air. Ukurannya kecil, tetapi kelompok ini penting bagi penelitian karena beberapa spesies mampu menghadapi tekanan lingkungan berat dengan mengubah keadaan tubuhnya, bukan dengan terus aktif seperti biasa.

Salah satu mekanismenya disebut kriptobiosis. Ketika air tidak tersedia, tardigrada dapat menyusut menjadi bentuk yang dikenal sebagai tun, menekan kegiatan metabolisme, lalu kembali aktif ketika kondisi membaik. Kemampuan ini tidak berarti setiap tardigrada kebal terhadap semua bahaya; ketahanan berbeda menurut spesies, tahap hidup, dan jenis tekanan.

NASA menggunakan tardigrada sebagai organisme model dalam penelitian Cell Science-04 di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Tujuannya antara lain mengidentifikasi gen yang diperlukan untuk adaptasi dan kelangsungan hidup dalam lingkungan bertekanan tinggi, termasuk melihat respons lintas generasi.

Nilai ilmiah tardigrada terletak pada pertanyaan yang dibukanya. Peneliti dapat mempelajari bagaimana sel melindungi protein dan DNA, bagaimana organisme keluar dari keadaan tidak aktif, serta batas antara kehidupan aktif dan bertahan sementara ketika air sangat terbatas.

Kisah tardigrada kerap disederhanakan menjadi klaim bahwa hewan ini tidak dapat dihancurkan. Deskripsi yang lebih tepat adalah bahwa sebagian spesies memiliki strategi ketahanan luar biasa dalam kondisi tertentu, dan justru rincian batas kemampuan itulah yang terus diuji melalui eksperimen.

Sumber: NASA, Cell Science-04 SpaceX-22 https://www.nasa.gov/general/cell-science-04-spacex-22/

Catatan editorial: Tulisan ini merupakan artikel sains evergreen, bukan kabar penemuan baru, dan tidak menyamaratakan kemampuan semua spesies tardigrada. Foto mikroskop berlisensi terbuka dipotong dan diperkecil; perubahan gambar bukan perubahan objek.

Baca juga

Perangkat ayunan Newton dengan bola-bola logam yang tersusun segaris, didokumentasikan 21 September 2014. Foto dipotong seperlunya, diubah ukuran, dan dikonversi ulang ke JPEG.Sains

Ayunan Newton Memisahkan Momentum dari Energi

Ayunan Newton dikenal lewat deretan bola logam yang saling menyentuh. Ketika satu bola di ujung dilepas, bola di ujung seberang bergerak. Pemandangan ringkas itu sering disebut contoh kekekalan moment