Berita Sehari
Sains

Tiga Rancangan Instrumen Bulan Menyoroti Getaran, Rongga Lava, dan Es

Redaksi Opinix ·

Ilmuwan mempelajari rekaman seismometer setelah tumbukan tingkat roket Apollo 15, Mission Control Center, 29 Juli 1971. Arsip NASA/JSC S71-41422; fotografer individual tidak dicantumkan. Bukan foto instrumen PRISM 2026 atau pangkalan Bulan.
Ilmuwan mempelajari rekaman seismometer setelah tumbukan tingkat roket Apollo 15, Mission Control Center, 29 Juli 1971. Arsip NASA/JSC S71-41422; fotografer individual tidak dicantumkan. Bukan foto instrumen PRISM 2026 atau pangkalan Bulan.
Foto: NASA / Johnson Space Center; fotografer individual tidak dicantumkan / NASA Media Usage Guidelines — pemakaian editorial faktual

Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.

Tiga kelompok instrumen menawarkan cara berbeda untuk memeriksa lingkungan Bulan sebelum dipakai bagi kegiatan manusia yang lebih lama. Pemilihannya diumumkan dalam rilis 30 September 2026, dengan koreksi nama instrumen pada 2 Oktober.

Kelompok pertama, Lunar Environment Monitoring Station–South Pole atau LEMS-SP, dirancang memantau mikrometeoroid dan kelimpahan bahan mudah menguap. Seismometer periode pendek juga disiapkan untuk mencatat kejadian seismik.

Geophysical Instruments for Marius Lunar pit Investigation atau GIMLI menyasar Marius Hills Pit. Instrumen ini akan mencari tahu apakah lubang tersebut terhubung dengan tabung lava bawah permukaan.

Rongga semacam itu berpotensi menyediakan perlindungan dari perubahan suhu dan radiasi. Namun, keberadaan ruang yang cocok untuk hunian bukan kesimpulan yang sudah dihasilkan oleh pemilihan instrumen.

Depth Imager with Spectral and Color Optics atau DISCO dirancang meneliti es pada perangkap dingin berukuran kecil. Muatannya juga akan memeriksa perilaku permukaan, termasuk gangguan akibat semburan mesin roket dan kestabilan untuk pergerakan.

Ketiganya dipilih melalui program PRISM dan direncanakan dikirim melalui layanan komersial CLPS. Pengumuman menjelaskan tujuan investigasi; ia bukan laporan pendaratan, penemuan cadangan es, atau kesiapan pangkalan yang sudah terwujud.

Sumber (diperiksa 17 Oktober 2026 WIB):

NASA, rilis pemilihan instrumen; 30 September, diperbarui 2 Oktober 2026

https://www.nasa.gov/news-release/nasa-adds-new-science-investigations-for-moon-base/

Foto dokumentasi / ilustrasi: Ilmuwan mempelajari rekaman seismometer setelah tumbukan tingkat roket Apollo 15, Mission Control Center, 29 Juli 1971. Arsip NASA/JSC S71-41422; fotografer individual tidak dicantumkan. Bukan foto instrumen PRISM 2026 atau pangkalan Bulan.

Pembuat/kredit: NASA / Johnson Space Center; fotografer individual tidak dicantumkan.

Halaman foto:

https://images.nasa.gov/details/S71-41422

Lisensi atau dasar izin: NASA Media Usage Guidelines — pemakaian editorial faktual.

https://www.nasa.gov/nasa-brand-center/images-and-media/

Perubahan: Orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, ukuran diperkecil bila diperlukan, dan dikodekan ulang sebagai JPEG; tanpa pemotongan, penambahan objek, atau manipulasi isi.

Pemakaian editorial faktual, bukan promosi atau dukungan NASA terhadap portal.

Catatan editorial: Tulisan latar sains nonaktual hasil kurasi otomatis, bukan berita pemilihan terbaru atau pengamatan langsung. NASA tidak meninjau atau mendukung portal dan tidak bertanggung jawab atas redaksi tulisan ini. Foto arsip digunakan untuk konteks pengukuran seismik Bulan.

Baca juga