Berita Sehari
Sains

Lima Titik Lagrange Membentuk Tempat Strategis di Antara Dua Orbit

Redaksi Opinix ·

Ilustrasi posisi titik L2 dan lintasan wahana dalam sistem Matahari–Bumi, dibuat pada 2007.
Ilustrasi posisi titik L2 dan lintasan wahana dalam sistem Matahari–Bumi, dibuat pada 2007.
Foto: Ilustrasi: NASA/ESA; domain publik; perubahan: dikonversi ke JPEG dan diskalakan — halaman foto https://commons.wikimedia.org/wiki/File:L2_rendering_de.jpg ; penanda domain publik https://creativecommons.org/publicdomain/mark/1.0/

Titik Lagrange adalah lima lokasi dalam sistem dua benda besar—misalnya Matahari dan Bumi—tempat tarikan gravitasi serta gerak orbit dapat membuat benda kecil mempertahankan posisi relatifnya. Benda itu tidak berhenti di ruang angkasa, melainkan bergerak bersama pola orbit sistem yang lebih besar.

L1 berada di antara Bumi dan Matahari, sedangkan L2 terletak di sisi Bumi yang menjauhi Matahari. L3 berada di sisi berlawanan dari Matahari. Tiga titik ini bersifat tidak stabil, sehingga wahana yang bekerja di sekitarnya tetap memerlukan koreksi lintasan berkala.

L4 dan L5 berada sekitar 60 derajat di depan dan di belakang benda yang lebih kecil pada orbitnya. Keduanya dapat lebih stabil dan mengumpulkan benda alami. Asteroid Trojan Jupiter, misalnya, menempati kawasan yang berkaitan dengan L4 dan L5 dalam sistem Matahari–Jupiter.

Teleskop Luar Angkasa James Webb menggunakan lingkungan L2 Matahari–Bumi, sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi. Webb sebenarnya bergerak pada orbit mengelilingi L2, bukan diparkir tepat pada satu titik. Posisi itu membantu teleskop menjaga Matahari, Bumi, dan Bulan pada arah yang serupa untuk perlindungan panas.

Lima titik tersebut menunjukkan bahwa lintasan wahana dapat dirancang dengan memanfaatkan geometri gravitasi, bukan hanya tenaga pendorong. Namun istilah “tempat parkir” tetap merupakan penyederhanaan: gangguan, keterbatasan stabilitas, dan kebutuhan komunikasi membuat perencanaan misi harus terus memperhitungkan dinamika orbit.

Sumber: NASA Science, “What are Lagrange Points?” https://science.nasa.gov/solar-system/resources/faq/what-are-lagrange-points/ ; NASA Science, “Webb’s Orbit” https://science.nasa.gov/mission/webb/orbit/

Catatan editorial: Ini adalah artikel sains evergreen, bukan berita terbaru. Penjelasan diringkas dari materi NASA tanpa wawancara. Ilustrasi menunjukkan posisi L2 dan lintasan wahana dalam sistem Matahari–Bumi; berkas NASA/ESA dari 2007 dikonversi ke JPEG dan diskalakan.

Baca juga

Perangkat ayunan Newton dengan bola-bola logam yang tersusun segaris, didokumentasikan 21 September 2014. Foto dipotong seperlunya, diubah ukuran, dan dikonversi ulang ke JPEG.Sains

Ayunan Newton Memisahkan Momentum dari Energi

Ayunan Newton dikenal lewat deretan bola logam yang saling menyentuh. Ketika satu bola di ujung dilepas, bola di ujung seberang bergerak. Pemandangan ringkas itu sering disebut contoh kekekalan moment