Bintik Poisson Membawa Cahaya ke Pusat Bayangan Bulat
Redaksi Opinix ·

Foto: Wisky, 15 Oktober 2015, CC BY-SA 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Poisson_Spot.jpg
Bintik Poisson, yang juga disebut bintik Arago, adalah titik terang yang dapat muncul di tengah bayangan benda bulat. Hasil itu terasa berlawanan dengan dugaan optika geometris sederhana bahwa bagian pusat bayangan seharusnya paling gelap.
Demonstrasi Harvard University memakai sinar dan bantalan bola baja berdiameter sekitar seperdelapan inci. Cahaya yang melentur di sekitar tepi benda membentuk pola difraksi, lalu sebuah bintik terang terlihat tepat pada pusat bayangan di layar.
Arizona State University menjelaskan penyebabnya sebagai interferensi konstruktif gelombang cahaya yang terdifraksi di sekeliling benda. Karena lintasan dari berbagai bagian tepi menuju pusat bayangan simetris, kontribusinya dapat tiba dengan fase yang saling memperkuat.
Gejala ini berkaitan dengan perdebatan mengenai sifat cahaya pada awal abad ke-19. Prediksi dari teori gelombang Augustin-Jean Fresnel diperiksa secara eksperimen oleh François Arago; kemunculan titik terang mendukung uraian gelombang tentang difraksi.
Bintik yang kecil dan redup memerlukan penyelarasan optik yang baik. Demonstrasi Harvard dilakukan dengan memproyeksikan pola ke layar besar dan meredupkan ruangan. Laser tidak boleh diarahkan ke mata, permukaan reflektif, kendaraan, atau ruang publik.
Foto pendamping memperlihatkan bintik Poisson pada pusat bayangan sebuah penghalang bulat, didokumentasikan pada 15 Oktober 2015. Cincin redup di sekitarnya merupakan bagian dari pola difraksi.
Sumber: Harvard University Natural Sciences Lecture Demonstrations, ‘Poisson’s Spot’, https://sciencedemonstrations.fas.harvard.edu/presentations/poissons-spot ; Arizona State University Physics Instructional Resource Team, ‘Arago’s (Poisson’s) Spot’, https://pirt.asu.edu/demos/6C20.10 ; Wikimedia Commons, https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Poisson_Spot.jpg
Catatan editorial: Artikel ini adalah artikel sains, bukan berita peristiwa terbaru. Foto Wisky berlisensi CC BY-SA 4.0, diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG tanpa pemotongan.
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains