Berita Sehari
Lingkungan

Karbon Biru Tersimpan Lama di Tanah Mangrove, Lamun, dan Rawa Asin

Redaksi Opinix ·

Vegetasi mangrove di Indonesia, didokumentasikan pada 25 Februari 2017.
Vegetasi mangrove di Indonesia, didokumentasikan pada 25 Februari 2017.
Foto: Foto: Makata29; lisensi CC BY-SA 4.0; perubahan: dikonversi ke JPEG dan diskalakan — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Mangrove,_Indonesia.jpg

Karbon biru adalah karbon yang ditangkap organisme laut dan pesisir lalu disimpan di ekosistem pantai. NOAA memasukkan hutan mangrove, padang lamun, dan rawa asin sebagai habitat utama yang menjalankan fungsi tersebut.

Tumbuhan mengambil karbon dioksida melalui fotosintesis dan mengubahnya menjadi bagian tubuh seperti daun, batang, serta akar. Ketika jaringan tumbuhan mati, sebagian karbon masuk ke tanah atau sedimen dan tidak langsung kembali ke atmosfer.

Kunci penyimpanan jangka panjang berada pada tanah yang tergenang. NOAA menjelaskan bahwa oksigen bergerak lambat di dalam air, sehingga banyak lapisan tanah pesisir menjadi miskin oksigen dan penguraian bahan organik berlangsung lebih lambat.

Karena proses itu, karbon dapat bertahan di dalam tanah selama ratusan hingga ribuan tahun. NOAA juga mencatat sebagian besar cadangan karbon biru pesisir berada di tanah, bukan hanya pada bagian tumbuhan yang terlihat di atas permukaan.

Kerusakan habitat menghilangkan kemampuan penyerapan sekaligus dapat melepaskan karbon yang tersimpan. Artinya, restorasi pesisir tidak cukup dinilai dari jumlah bibit; kondisi hidrologi, kelangsungan hidup vegetasi, dan perlindungan tanah perlu dipantau bersama.

Sumber: National Oceanic and Atmospheric Administration, diperbarui 23 September 2026, “Coastal Blue Carbon” https://oceanservice.noaa.gov/ecosystems/coastal-blue-carbon/

Catatan editorial: Tulisan ini adalah artikel pengetahuan berdasarkan penjelasan ilmiah NOAA, bukan laporan riset lapangan redaksi. Foto memperlihatkan vegetasi mangrove di Indonesia pada 25 Februari 2017 dan bukan dokumentasi proyek karbon tertentu; berkas dikonversi ke JPEG dan diskalakan.

Baca juga

Perangkat ayunan Newton dengan bola-bola logam yang tersusun segaris, didokumentasikan 21 September 2014. Foto dipotong seperlunya, diubah ukuran, dan dikonversi ulang ke JPEG.Sains

Ayunan Newton Memisahkan Momentum dari Energi

Ayunan Newton dikenal lewat deretan bola logam yang saling menyentuh. Ketika satu bola di ujung dilepas, bola di ujung seberang bergerak. Pemandangan ringkas itu sering disebut contoh kekekalan moment