Langsung ke isi
Sabtu, 7 November 2026 · Baca sebentar. Paham lebih banyak.Redaksi · Pedoman · Koreksi
Sains, teknologi, dan pengetahuan untuk keseharian.
Panduan

Kenapa Amenities Kit Dibawa ke Pameran Wisata Dunia? Penjelasan dari Langkah Sarinah di London

Lantai souvenir di Sarinah Department Store, Jakarta
Foto: Andrew Kippen / Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

JAKARTA – Kenapa produk seperti amenities kit dibawa ke pameran pariwisata internasional? Pertanyaan itu muncul dari langkah PT Sarinah (Persero) di World Travel Market (WTM) London 2026, 3–5 November 2026, di ExCeL London, Inggris.

Melalui Paviliun Indonesia, Sarinah memperkenalkan produk hospitality dan korporasi hasil kolaborasi dengan mitra lokal: amenities kit, merchandise, souvenir, dan produk custom.

Amenities kit adalah perlengkapan untuk tamu hotel atau penumpang perjalanan. Produk jenis ini dibeli oleh industri, bukan perorangan, dan biasanya dipesan dalam jumlah besar secara berulang. Karena itu, pembelinya paling mudah ditemui di pameran yang mempertemukan pelaku industri perjalanan dan perhotelan.

Pintu masuk utama ExCeL London
Pintu masuk utama ExCeL London dalam foto arsip 2011. Foto: Senseiich / Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Paviliun Indonesia tahun ini diusung Kementerian Pariwisata dengan nama Paviliun Wonderful Indonesia. Vibizmedia melaporkan paviliun seluas 352,75 meter persegi itu diikuti 65 pelaku industri pariwisata dan mengusung kampanye “Go Beyond Ordinary”.

Menurut unggahan tentang partisipasi itu, langkah tersebut ditujukan untuk memperluas jejaring bisnis, membuka peluang kolaborasi internasional, dan membawa potensi produk lokal Indonesia agar semakin dikenal di pasar global.

Langkah ini melanjutkan kehadiran Sarinah di Indonesia Pavilion World Economic Forum, Davos, pada Januari 2026, dengan lebih dari 30 brand lokal terkurasi. “Tahun 2026 menjadi momentum penguatan ekspor Sarinah,” kata Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan saat itu, seperti dikutip Industry.co.id.

Paviliun mengusung kampanye “Go Beyond Ordinary” dengan laut sebagai inspirasi utama desain. Lima produk unggulan yang diangkat adalah wisata bahari, gastronomi, wellness, wastra Nusantara, dan wisata ramah muslim. Empat desa wisata juga dipromosikan: Teluk Harapan, Candirejo, Walian Satu, dan Desa Wisata Hijau Bilebante.

Tujuan yang disampaikan pemerintah adalah memperkuat posisi Indonesia di pasar Eropa, membangun jaringan distribusi, dan mendorong wisatawan tinggal lebih lama serta berbelanja lebih banyak, sehingga manfaat ekonominya menjangkau daerah.

Sampai artikel ini disusun, jumlah dan nama mitra lokal yang produknya dibawa ke London, serta hasil pertemuan bisnis selama pameran, belum diumumkan.

Catatan redaksi: disusun dari bahan tim dan sumber yang disebutkan; foto arsip bukan dokumentasi WTM London 2026.

Sumber: Unggahan Instagram tentang partisipasi Sarinah di WTM London 2026 (bahan dari tim), Vibizmedia, Liputan6, Industry.co.id.

Ada yang keliru di berita ini? Kirim koreksi ke redaksi. Kami memperbaiki dan mencatat setiap koreksi.

Baca juga