Berita Sehari
Sains

Hubble Menampilkan NGC 1827 dari Samping, Menyingkap Jalur Debu Galaksi

Redaksi Opinix ·

Teleskop Antariksa Hubble setelah ditangkap lengan robot wahana Atlantis, 13 Mei 2009. Foto arsip instrumen; bukan citra NGC 1827 yang dibahas.
Teleskop Antariksa Hubble setelah ditangkap lengan robot wahana Atlantis, 13 Mei 2009. Foto arsip instrumen; bukan citra NGC 1827 yang dibahas.
Foto: NASA / Public domain

NASA pada 16 Oktober 2026 merilis penjelasan citra galaksi spiral NGC 1827 yang diamati Teleskop Antariksa Hubble. Galaksi di rasi Columba itu tampak dari samping, sehingga jalur debu kecokelatan terlihat membelah piringannya memanjang.

NASA memperkirakan jarak NGC 1827 sekitar 37 juta tahun cahaya. Citra diambil menggunakan Advanced Camera for Surveys. Bagian kebiruan pada piringan disebut sebagai wilayah tempat bintang baru kemungkinan sedang terbentuk, bukan bukti bahwa setiap titik biru merupakan satu bintang muda.

Sebuah bintang terang tampak dekat tonjolan pusat galaksi pada gambar. Namun, NASA menjelaskan bahwa bintang itu berada di latar depan, di antara pengamat dan galaksi. Kedekatan posisi pada citra tidak berarti kedua objek berada pada jarak yang sama.

Empat garis cahaya pada bintang latar depan juga bukan struktur fisik yang keluar dari bintang. Garis tersebut merupakan pola difraksi akibat cahaya melewati penyangga internal cermin sekunder Hubble. Ciri instrumen perlu dibedakan dari ciri benda langit.

Halaman desain optik NASA menjelaskan bahwa Hubble mengumpulkan cahaya dengan cermin utama berdiameter 2,4 meter. Cahaya dipantulkan ke cermin sekunder, lalu melewati lubang pada cermin utama menuju instrumen. Sistem itu memungkinkan berbagai instrumen ilmiah menerima cahaya yang telah difokuskan.

Pengamatan ini berkaitan dengan program penelitian galaksi bermassa rendah dalam sistem yang menyerupai lingkungan Bima Sakti. Data yang dikumpulkan ditujukan untuk menguji dan memperbaiki model kosmologi pada skala kecil. Citra menarik tersebut menjadi bagian dari pengumpulan bukti, bukan jawaban tunggal mengenai pembentukan galaksi.

Sumber:

NASA Hubble Mission Team, NASA’s Hubble Spies Spiral’s Edge, 16 Oktober 2026 — https://science.nasa.gov/missions/hubble/nasas-hubble-spies-spirals-edge/

NASA, Hubble Optics — https://science.nasa.gov/mission/hubble/observatory/design/optics/

Catatan editorial: Kurasi berita; tanggal dan rincian merujuk sumber yang tercantum. Foto arsip atau ilustrasi tidak dianggap sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan. Disusun Redaksi Opinix dari referensi yang diperiksa pada 16 Oktober 2026, tanpa kunjungan lapangan atau wawancara sendiri.

Keterangan foto: Teleskop Antariksa Hubble setelah ditangkap lengan robot wahana Atlantis, 13 Mei 2009. Foto arsip instrumen; bukan citra NGC 1827 yang dibahas.

Kredit pembuat/penyedia: NASA

Halaman foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:S125-E-006948_-_Photo_of_Hubble.jpg

Lisensi/status hak: Public domain

https://commons.wikimedia.org/wiki/Template:PD-USGov-NASA

Perubahan: ukuran disesuaikan dan disimpan ulang sebagai JPEG; isi gambar tidak diubah.

Baca juga

Perangkat ayunan Newton dengan bola-bola logam yang tersusun segaris, didokumentasikan 21 September 2014. Foto dipotong seperlunya, diubah ukuran, dan dikonversi ulang ke JPEG.Sains

Ayunan Newton Memisahkan Momentum dari Energi

Ayunan Newton dikenal lewat deretan bola logam yang saling menyentuh. Ketika satu bola di ujung dilepas, bola di ujung seberang bergerak. Pemandangan ringkas itu sering disebut contoh kekekalan moment