Berita Sehari
Sains

Feature Sains: Air Mancur Heron Menunjukkan Energi Gravitasi di Balik Semburan

Redaksi Opinix ·

Model air mancur Heron yang didokumentasikan pada 22 Juli 2018. Semburan digerakkan oleh energi gravitasi dan tekanan udara, bukan gerak abadi; berkas diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Model air mancur Heron yang didokumentasikan pada 22 Juli 2018. Semburan digerakkan oleh energi gravitasi dan tekanan udara, bukan gerak abadi; berkas diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Foto: Rama, 22 Juli 2018, CC BY-SA 3.0 Prancis (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/fr/deed.en) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Heros_fountain-MHS_571-P7220204.JPG

Air mancur Heron dapat menyemburkan air tanpa motor listrik, tetapi perangkat ini bukan mesin gerak abadi. Energinya berasal dari air yang turun karena gravitasi dan menaikkan tekanan udara dalam rangkaian wadah tertutup.

Susunan dasarnya memakai tiga bagian: baskom terbuka di atas, satu wadah berisi air yang akan disemburkan, dan satu wadah penampung di bawah. Pipa pertama membawa air dari baskom ke wadah bawah, pipa kedua menyalurkan tekanan udara ke wadah air, dan pipa ketiga menjadi saluran semburan.

Ketika air turun ke wadah bawah, volume udara di sana tertekan. Tekanan itu diteruskan melalui pipa penghubung menuju permukaan air di wadah sumber, lalu mendorong air naik melalui nosel. Jadi, yang bergerak ke atas melalui pipa penghubung antarwadah terutama adalah tekanan udara, bukan air dari wadah bawah.

Ketinggian semburan dibatasi oleh beda ketinggian yang menyediakan energi, tekanan yang dapat dibangun, dan kerugian aliran pada pipa serta sambungan. Dalam perangkat nyata, gesekan, kebocoran, dan turbulensi membuat semburan lebih rendah daripada batas ideal.

Alat berhenti ketika air sumber habis, wadah bawah penuh, atau tekanan tidak lagi cukup. Untuk menjalankannya lagi, air harus dipindahkan kembali dan susunan diisi ulang. Langkah pengisian ulang itulah yang menegaskan bahwa perangkat tidak menciptakan energi dari ketiadaan.

Makalah “Magic Fountain” oleh R. Ya. Kezerashvili dan A. Sapozhnikov membahas versi demonstrasi sederhana serta mengaitkan kerjanya dengan prinsip Pascal dan Bernoulli. Model ini berguna untuk memisahkan tiga konsep yang sering tercampur: energi gravitasi, transmisi tekanan, dan aliran fluida.

Foto pendamping memperlihatkan model air mancur Heron pada 22 Juli 2018. Foto berlisensi CC BY-SA 3.0 Prancis; redaksi hanya mengubah ukuran dan format ke JPEG tanpa mengubah susunan alat.

Sumber: R. Ya. Kezerashvili dan A. Sapozhnikov, “Magic Fountain”, 2003, https://arxiv.org/abs/physics/0310039 ; Wikimedia Commons, “Heros fountain-MHS 571-P7220204”, https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Heros_fountain-MHS_571-P7220204.JPG

Catatan editorial: Tulisan ini ditandai sebagai feature pengetahuan, bukan berita terbaru. Uraian menjelaskan model ideal dan keterbatasannya; pembaca tidak diarahkan merakit wadah bertekanan tinggi. Foto hanya diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.

Baca juga