Berita Sehari
Sains

Feature Sains: Mengapa Putaran Cakram Euler Makin Cepat sebelum Berhenti

Redaksi Opinix ·

Cakram Euler berputar di atas alas cermin cekung, 20 Juli 2025. Ilustrasi perangkat, bukan dokumentasi eksperimen yang diringkas. Berkas diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Cakram Euler berputar di atas alas cermin cekung, 20 Juli 2025. Ilustrasi perangkat, bukan dokumentasi eksperimen yang diringkas. Berkas diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Foto: Barney Laurance, 20 Juli 2025, CC BY-SA 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Spinning_Euler%27s_Disk.jpg

Cakram Euler adalah cakram berat yang diputar di atas permukaan keras dengan sumbu miring. Pada awal gerak, tepinya mengitari titik kontak dengan lambat. Menjelang berhenti, bunyi dan gerak presesinya menjadi makin cepat, sementara sudut cakram terhadap permukaan mengecil.

Gerak itu bukan putaran datar seperti gasing. Cakram sekaligus berotasi pada sumbunya, berguling atau tergelincir di titik kontak, dan melakukan presesi. Energi mekanik berkurang terus, tetapi laju presesi dapat meningkat karena geometri gerak berubah ketika cakram makin rebah.

Percobaan H. Caps dan rekan-rekan memakai video berkecepatan tinggi untuk mengukur sudut kemiringan, kecepatan sudut, dan laju presesi. Mereka menemukan kemiringan serta kecepatan sudut menurun mengikuti hukum pangkat, sedangkan laju presesi meningkat tajam mendekati akhir gerak.

Tim tersebut menguji massa cakram dan gesekan permukaan, lalu menyimpulkan bahwa selip pada bidang merupakan sumber utama disipasi energi dalam kondisi percobaan mereka. Kesimpulan itu tidak berarti satu mekanisme berlaku sama untuk setiap cakram, permukaan, atau tahap gerak.

Kajian Lars Bildsten dan rekan membahas peran lapisan batas udara yang tipis. Mereka menunjukkan bahwa pendekatan disipasi viskos perlu memperhitungkan lebar lapisan batas yang terbatas. Perdebatan ilmiah ini menjelaskan mengapa cakram sederhana dapat menjadi masalah fisika yang tidak sesederhana tampilannya.

Bunyi yang meninggi menjelang akhir sering dibandingkan dengan chirp karena selang antarputaran presesi semakin pendek. Namun analogi tersebut tidak menjadikan cakram model lengkap sistem astronomi; ia hanya membantu memperlihatkan perubahan frekuensi yang cepat pada demonstrasi meja.

Foto pendamping memperlihatkan Cakram Euler berputar di atas alas cermin cekung pada 20 Juli 2025. Gambar menunjukkan perangkat, bukan data pengukuran dari penelitian yang diringkas.

Sumber: H. Caps, S. Dorbolo, S. Ponte, H. Croisier, dan N. Vandewalle, “Rolling/Slipping Motion of Euler’s Disk”, 16 Januari 2004, https://arxiv.org/abs/cond-mat/0401278 ; Lars Bildsten, “Dissipation for Euler’s Disk and a Desktop Demonstration of Coalescing Neutron Stars”, 11 Februari 2001, https://arxiv.org/abs/gr-qc/0102046

Catatan editorial: Tulisan ini ditandai sebagai feature sains, bukan berita terbaru. Redaksi tidak melakukan eksperimen dan tidak menyatakan satu mekanisme disipasi sebagai jawaban universal. Foto hanya diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.

Baca juga