Feature Sains: Mengapa Gelembung Sabun Menampilkan Warna yang Berubah?
Redaksi ·

Foto: Cosmic73 / Wikimedia Commons / CC BY-SA 4.0
Feature sains — Warna pada gelembung sabun bukan berasal dari pewarna yang menetap di permukaannya. Ia muncul ketika cahaya putih dipantulkan oleh dua batas lapisan tipis: permukaan luar dan permukaan dalam selaput sabun.
Dua pantulan itu menempuh jarak yang sedikit berbeda. Ketika keduanya bertemu kembali, gelombang cahaya dapat saling menguatkan untuk panjang gelombang tertentu dan saling melemahkan untuk panjang gelombang lain; peristiwa ini disebut interferensi lapisan tipis.
Ketebalan selaput menentukan warna mana yang lebih kuat terlihat. Karena cairan terus mengalir akibat gravitasi dan menguap, ketebalan berubah dari satu bagian ke bagian lain serta dari waktu ke waktu, sehingga pola warna tampak bergerak.
Sudut pandang juga berpengaruh karena perubahan sudut mengubah jarak optik yang ditempuh cahaya di dalam selaput. Itulah sebabnya dua orang yang melihat gelembung yang sama dari posisi berbeda tidak selalu menyaksikan susunan warna yang persis sama.
OpenStax menjelaskan bahwa pada lapisan yang sangat tipis, perbedaan lintasan dapat menjadi sangat kecil sementara salah satu pantulan mengalami perubahan fase. Kondisi itu dapat menghasilkan interferensi destruktif di bagian yang tampak gelap.
Bagian gelap di dekat puncak gelembung sering menandai selaput yang menipis sebelum pecah, tetapi foto tunggal tidak cukup untuk menentukan saat pecahnya. Gerak udara, komposisi larutan, suhu, dan kelembapan ikut memengaruhi umur gelembung.
Foto utama memperlihatkan pola interferensi di bawah cahaya terpolarisasi dengan pembesaran 10 kali. Dokumentasi laboratorium tersebut menonjolkan struktur warna dan tidak dimaksudkan sebagai gambaran ukuran gelembung dalam penggunaan sehari-hari.
Sumber: MIT OpenCourseWare, “Lecture 20: Interference, Soap Bubble”, https://ocw.mit.edu/courses/8-03sc-physics-iii-vibrations-and-waves-fall-2016/pages/part-iii-optics/lecture-20/ ; OpenStax, “Thin Film Interference”, https://openstax.org/books/university-physics-volume-3/pages/3-4-interference-in-thin-films . Diakses 13 Oktober 2026.
Catatan editorial dan foto: tulisan ini merupakan feature sains evergreen. Foto oleh Cosmic73, 27 April 2015, dari https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Interference_on_soap_bubbles.jpg dengan lisensi CC BY-SA 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/). Perubahan: diperkecil dan dikonversi ke JPEG.
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains