Berita Sehari
Sains

Awan Pileus Membentuk Tudung Tipis di Atas Cumulus yang Tumbuh

Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Pileus tampak seperti tudung halus di atas awan cumulonimbus, didokumentasikan Rollcloud pada 3 Oktober 2021.
Pileus tampak seperti tudung halus di atas awan cumulonimbus, didokumentasikan Rollcloud pada 3 Oktober 2021.
Foto: Rollcloud · CC BY 3.0

Pileus adalah awan aksesori berbentuk tudung atau kap yang muncul tepat di atas puncak awan berbentuk gumpalan. Atlas Awan Internasional Organisasi Meteorologi Dunia menempatkannya terutama bersama Cumulus dan Cumulonimbus.

Bentang pileus biasanya kecil dan mendatar. Tudung dapat terpisah tipis dari awan induk atau menempel pada bagian atasnya; pertumbuhan awan gumpal yang berlanjut kerap menembus lapisan tersebut.

Lebih dari satu pileus kadang terlihat bertumpuk. Bentuk yang halus membedakannya secara visual dari tonjolan bergumpal pada awan di bawah, meski identifikasi dari satu foto tetap bergantung pada sudut pandang dan urutan pertumbuhan.

National Weather Service menjelaskan awan pada umumnya terbentuk ketika udara mendingin sampai titik kondensasi sehingga uap air menjadi tetes cair pada partikel di udara. Pileus muncul pada lapisan lembap di atas arus naik awan konvektif, lalu dapat berubah cepat ketika puncak awan terus naik.

Foto utama memperlihatkan pileus di atas cumulonimbus dan dibuat Rollcloud pada 3 Oktober 2021. Berkas CC BY 3.0 tersebut dipotong serta dikompresi menjadi JPEG untuk penerbitan tanpa menambahkan atau menghapus unsur cuaca.

Pileus merupakan istilah bentuk awan, bukan peringatan cuaca tersendiri. Kehadirannya menunjukkan pertumbuhan vertikal di dekat awan induk, tetapi tidak cukup untuk menentukan intensitas badai, peluang hujan, arah gerak, atau bahaya setempat tanpa data meteorologi lain.

Sumber:

- https://cloudatlas.wmo.int/clouds-accessory-pileus.html

- https://cloudatlas.wmo.int/principles-of-cloud-classification-accessory-clouds.html

- https://cloudatlas.wmo.int/cumulus-congestus.html

- https://www.weather.gov/fgz/CloudsContrails

Dokumentasi foto: Pileus di atas awan cumulonimbus; didokumentasikan 3 Oktober 2021. Berkas dipotong dan dikompresi menjadi JPEG untuk penerbitan. Kredit: Rollcloud (Wikimedia Commons). Sumber foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Cumulonimbus_pileus_cloud.jpg Lisensi: CC BY 3.0. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.

Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru.

Baca juga