Fallstreak Hole Membuka Celah Bundar pada Lapisan Awan
Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Foto: Franz van Duns · CC BY-SA 4.0
Fallstreak hole atau hole-punch cloud adalah celah besar berbentuk lingkaran atau elips pada lapisan cirrocumulus atau altocumulus. National Weather Service menjelaskan bahwa awan dapat berisi tetes air sangat dingin yang belum membeku meski suhunya berada di bawah titik beku.
Pembekuan dimulai ketika kristal es diperkenalkan ke lapisan tersebut. Pesawat yang melintas dapat memicu pembentukan kristal melalui perubahan tekanan dan pendinginan lokal, meski mekanisme rinci bergantung pada keadaan awan. Kristal lalu tumbuh dan jatuh sehingga meninggalkan celah.
Lubang dapat melebar ketika tetes di sekitarnya ikut membeku atau menguap. Di bagian tengah sering terlihat jejak serabut yang turun; inilah fallstreak, yakni kristal es atau presipitasi yang jatuh namun dapat menguap sebelum mencapai permukaan.
Bentuknya dramatis tetapi tidak dengan sendirinya menandakan badai, benda asing, atau ledakan. Identifikasi perlu melihat lapisan awan, bentuk celah, dan kondisi atmosfer. Satu foto juga tidak cukup untuk memastikan pesawat mana yang memicu proses.
Foto utama memperlihatkan fallstreak hole yang tertanam dalam altocumulus di Dortmund pada 12 Agustus 2018. Dokumentasi ini menjelaskan bentuk fenomena, bukan laporan cuaca untuk Indonesia atau prakiraan bagi pembaca hari ini.
artikel ini merangkum penjelasan meteorologi dari National Weather Service. Untuk keselamatan penerbangan atau cuaca setempat, pembaca tetap harus memakai laporan, radar, dan peringatan resmi yang berlaku.
Sumber:
- https://www.weather.gov/arx/why_fallstreaks
- https://www.weather.gov/lmk/cloud_classification
- https://forecast.weather.gov/glossary.php?word=Fallstreak
Dokumentasi foto: Fallstreak hole atau cavum dalam lapisan altocumulus di Dortmund, Jerman; dokumentasi 12 Agustus 2018 pukul 12.43. Kredit: Franz van Duns (Wikimedia Commons). Sumber foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Fallstreak_hole_(cavum)_embedded_in_altocumulus_-_Dortmund.jpg Lisensi: CC BY-SA 4.0. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.
Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru.
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains