Diamond Dust Membuat Kristal Es Kecil Berkilau di Udara Sangat Dingin
Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Foto: Jason Olshefsky · CC BY-SA 4.0
Diamond dust adalah presipitasi berupa kristal-kristal es sangat kecil yang dapat jatuh dari udara jernih. Glosarium National Weather Service menyebut bentuknya dapat berupa jarum, kolom, atau pelat yang tidak bercabang. Ukurannya membuat fenomena ini berbeda dari kepingan salju besar yang mudah terlihat strukturnya.
Kristal dapat tampak melayang karena jatuh sangat perlahan. Pedoman pengamatan cuaca NWS menjelaskan diamond dust lazim terlihat berkilau ketika terkena cahaya terang dan berkaitan dengan suhu sangat rendah serta udara yang stabil. Karena itu, kilauan bukan cahaya yang dibuat oleh es, melainkan cahaya yang dipantulkan atau dibiaskan kristal.
Nama “diamond” menggambarkan tampilan, bukan komposisi. Partikelnya tetap air beku, bukan mineral berlian. Bentuk dan orientasi kristal menentukan arah cahaya, sehingga pengamat dapat melihat titik berkilau atau struktur optik yang lebih teratur.
Salah satu hasil optiknya adalah pilar cahaya. Ketika banyak kristal berbentuk pelat memiliki orientasi yang sesuai, pantulan dari sumber cahaya di permukaan tampak memanjang vertikal. Pilar itu merupakan citra optik; tidak ada berkas padat yang benar-benar berdiri dari lampu ke langit.
Foto utama merekam pilar cahaya di Rochester, New York, pada pagi 27 Desember 1993. Keterangan berkas menyebut stasiun cuaca bandara KROC melaporkan kristal es pada saat itu. Gambar dipakai sebagai satu contoh kondisi, bukan bukti bahwa setiap diamond dust membentuk pilar.
Kabut es, salju, dan diamond dust dapat sama-sama mengurangi jarak pandang, tetapi definisi pengamatan meteorologinya berbeda. Untuk identifikasi, pengamat perlu mempertimbangkan bentuk partikel, keadaan langit, suhu, dan laporan resmi. artikel ini menjelaskan mekanisme umum tanpa memprediksi kejadian di lokasi tertentu.
Sumber:
- https://forecast.weather.gov/glossary.php?word=diamond+dust
- https://www.weather.gov/media/surface/WSOH8.pdf
- https://www.weather.gov/source/zhu/ZHU_Training_Page/winter_stuff/winter_wx/winter_glossary.html
Dokumentasi foto: Pilar cahaya yang terbentuk dalam diamond dust di Rochester, New York; dokumentasi 27 Desember 1993. Kredit: Jason Olshefsky (Wikimedia Commons). Sumber foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Diamond_Dust_Light_Pillars,_Rochester,_NY_1993.png Lisensi: CC BY-SA 4.0. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.
Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru.
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains