Asperitas Membuat Dasar Awan Tampak seperti Permukaan Laut Bergelombang
Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Foto: Tornado Elliott · CC BY 4.0
Asperitas adalah fitur tambahan awan yang membuat bagian bawah lapisan awan tampak bergelombang. Atlas Awan Internasional Organisasi Meteorologi Dunia menggambarkannya sebagai gelombang lokal yang halus atau berbintik, kadang turun menjadi ujung-ujung tajam.
Dilihat dari bawah, bentuk itu dapat menyerupai permukaan laut yang kasar. Susunannya lebih kacau dan kurang sejajar secara horizontal dibandingkan undulatus, sehingga pola tidak membentuk barisan gelombang yang teratur.
Asperitas merupakan keterangan bentuk pada dasar awan, bukan genus awan tersendiri. Atlas WMO mencantumkannya bersama Stratocumulus dan Altocumulus, dua kelompok awan berlapis atau bergumpal yang dapat menutupi bagian luas langit.
Riwayat nomenklatur WMO mencatat usulan awal nama ini disampaikan Gavin Pretor-Pinney pada 2008. Pencantuman dalam atlas memberi pengamat istilah baku untuk membandingkan bentuk, bukan ramalan otomatis tentang hujan atau badai.
Foto utama memperlihatkan asperitas yang dibuat Tornado Elliott pada 10 Juli 2026. Berkas CC BY 4.0 itu dipotong dan dikompresi menjadi JPEG tanpa menambahkan unsur cuaca.
Satu foto tidak cukup untuk menentukan ketinggian, gerak, atau bahaya awan. Identifikasi lapangan lebih kuat bila dilengkapi urutan waktu, lokasi, pengamatan cuaca, dan perbandingan dengan definisi resmi WMO.
Sumber:
- https://cloudatlas.wmo.int/clouds-supplementary-features-asperitas.html
- https://cloudatlas.wmo.int/clouds-supplementary-features.html
- https://cloudatlas.wmo.int/appendix-3-history-of-cloud-nomenclature.html
Dokumentasi foto: Formasi awan asperitas; didokumentasikan 10 Juli 2026. Berkas dipotong dan dikompresi menjadi JPEG untuk penerbitan. Kredit: Tornado Elliott (Wikimedia Commons). Sumber foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Asperitas_cloud.jpg Lisensi: CC BY 4.0. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.
Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru.
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains