Berita Sehari
Sains

Feature Sains: Upwelling Membawa Air Dingin dan Nutrien ke Permukaan Laut

Redaksi Opinix ·

Diagram NOAA memperlihatkan air permukaan terdorong menjauh dan digantikan air dingin kaya nutrien dari lapisan bawah. Tanggal sumber: 01/07/20.
Diagram NOAA memperlihatkan air permukaan terdorong menjauh dan digantikan air dingin kaya nutrien dari lapisan bawah. Tanggal sumber: 01/07/20.
Foto: Foto: NOAA. Halaman berkas: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Upwelling_2.jpg. Lisensi: Public domain (). Perubahan: orientasi disesuaikan, ukuran diperkecil, dan format dikonversi ke JPEG; substansi gambar tidak diubah.

Ini adalah feature pengetahuan, bukan berita kejadian terbaru. Upwelling adalah proses ketika air dari lapisan bawah laut naik ke permukaan untuk menggantikan air permukaan yang berpindah. Proses ini dapat terjadi di laut terbuka maupun di sepanjang pantai, dan angin menjadi salah satu penggerak pentingnya.

Dalam contoh upwelling pesisir, angin yang bertiup sejajar pantai membantu mendorong air permukaan menjauh. Karena air tidak meninggalkan ruang kosong, air dari kedalaman bergerak naik sebagai pengganti. Arah gerak sebenarnya dipengaruhi rotasi Bumi, arah angin, bentuk pantai, dan kondisi arus setempat, sehingga upwelling tidak berlangsung sama di semua lokasi.

Air yang naik biasanya lebih dingin daripada air permukaan. Ia juga membawa nutrien yang telah terkumpul di lapisan bawah. Ketika nutrien mencapai zona yang mendapat cahaya, fitoplankton dapat memanfaatkannya untuk tumbuh. Dari organisme mikroskopis inilah energi kemudian mengalir ke jaringan makanan laut.

NOAA Ocean Exploration menyebut wilayah upwelling pesisir hanya mencakup sekitar satu persen permukaan samudra, tetapi berkaitan dengan kira-kira separuh pendaratan hasil perikanan dunia. Angka itu menjelaskan besarnya produktivitas biologis kawasan upwelling, namun tidak berarti hasil tangkapan di setiap lokasi otomatis sama atau selalu stabil.

Upwelling juga dapat diamati melalui gabungan data. Suhu permukaan laut yang lebih rendah, konsentrasi klorofil, arah angin, dan pengukuran arus membantu ilmuwan menilai kapan dan di mana proses berlangsung. Satu citra satelit saja tidak cukup untuk menjelaskan seluruh dinamika karena awan, musim, dan perubahan cuaca dapat memengaruhi pembacaan.

Bagi pembaca, kunci memahami upwelling adalah melihat hubungan berantai: angin menggeser air permukaan, air bawah naik, nutrien tersedia, produktivitas biologis meningkat, lalu ekosistem dan perikanan merespons. Rantai itu menunjukkan bagaimana gerak fisik laut dapat menghasilkan dampak ekologis dan ekonomi yang besar.

Sumber: NOAA Ocean Service, “What is upwelling?”, https://oceanservice.noaa.gov/facts/upwelling.html ; NOAA Ocean Exploration, “What is upwelling?”, https://oceanexplorer.noaa.gov/ocean-fact/upwelling/ ; NOAA National Ocean Service Education, “Upwelling”, https://oceanservice.noaa.gov/education/tutorial_currents/03coastal4.html . Diakses 11 Oktober 2026.

Catatan editorial: Artikel ini adalah feature sains berbasis materi resmi NOAA. Angka global disajikan sesuai sumber dan tidak digunakan untuk membuat klaim khusus tentang lokasi perikanan Indonesia.

Baca juga