Berita Sehari
Sains

Feature Sains: Termoklin Membentuk Batas Suhu di Dalam Laut

Redaksi Opinix ·

Diagram profil suhu air yang memperlihatkan lapisan termoklin; ilustrasi domain publik. Tanggal sumber: 2007-04-20 04:43:53.
Diagram profil suhu air yang memperlihatkan lapisan termoklin; ilustrasi domain publik. Tanggal sumber: 2007-04-20 04:43:53.
Foto: Foto: Kontributor Wikimedia Commons. Halaman berkas: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Thermocline.png. Lisensi: Public domain (). Perubahan: orientasi disesuaikan, ukuran diperkecil, dan format dikonversi ke JPEG; substansi gambar tidak diubah.

Feature sains — Permukaan laut menerima panas matahari dan terus diaduk oleh angin serta gelombang. Di bawah lapisan campuran yang relatif hangat itu, suhu dapat turun cepat pada zona peralihan yang disebut termoklin.

NOAA menjelaskan termoklin sebagai lapisan transisi antara air permukaan yang lebih hangat dan air dalam yang lebih dingin. Perubahannya bukan sekadar garis pada diagram; lapisan tersebut menunjukkan bagaimana panas tersusun secara vertikal di badan air.

Kedalaman dan kekuatan termoklin berbeda menurut wilayah dan musim. Di daerah tropis lapisan ini cenderung lebih menetap, sedangkan di lintang sedang ia berubah mengikuti musim. Di kawasan kutub yang kolom airnya dingin, termoklin dapat sangat dangkal atau nyaris tidak terbentuk.

Susunan suhu memengaruhi percampuran air dan perpindahan zat terlarut. Lapisan yang stabil dapat membatasi pertukaran antara permukaan dan kedalaman, sehingga pengukuran suhu perlu dibaca bersama data salinitas, oksigen, arus, dan cuaca.

Termoklin juga relevan bagi prakiraan badai. NOAA menekankan bahwa suhu permukaan saja tidak menggambarkan seluruh cadangan panas laut; ketebalan lapisan air hangat di atas termoklin membantu peneliti menilai energi yang tersedia bagi pembentukan atau penguatan badai tropis.

Karena itu, profil suhu dari permukaan hingga kedalaman memberi informasi yang tidak tampak dari citra permukaan. Termoklin mengingatkan bahwa laut memiliki struktur berlapis dan perubahan kecil pada susunan itu dapat berpengaruh pada cuaca maupun ekosistem.

Sumber: https://oceanservice.noaa.gov/facts/thermocline.html

Catatan editorial: Artikel ini disusun secara independen oleh redaksi Opinix dari sumber yang dicantumkan. Tidak ada wawancara yang diklaim. Foto berlisensi terbuka diverifikasi pada halaman berkas; gambar hanya diubah ukuran, orientasi, dan format menjadi JPEG tanpa mengubah substansi.

Baca juga