Berita Sehari
Sains

STEVE Memperlihatkan Pita Cahaya Ungu di Zona Subaurora

Redaksi Opinix · Kurasi berbasis referensi ·

Fenomena STEVE dan aurora direkam NASA Goddard Space Flight Center pada 14 Maret 2018.
Fenomena STEVE dan aurora direkam NASA Goddard Space Flight Center pada 14 Maret 2018.
Foto: NASA Goddard Space Flight Center · CC0

STEVE adalah pita cahaya ungu tipis yang membentang timur–barat dan muncul lebih dekat ke khatulistiwa daripada aurora biasa. Namanya merupakan singkatan Strong Thermal Emission Velocity Enhancement, tetapi NASA menekankan bahwa fenomena ini bukan aurora normal dan rincian fisiknya masih diteliti.

Peran pengamat warga penting dalam pengenalannya. Kelompok pemburu aurora di Kanada memotret cahaya yang berbeda dari aurora hijau, lalu bekerja bersama proyek Aurorasaurus dan ilmuwan untuk menghubungkan laporan dari darat dengan pengukuran instrumen.

Pada Juli 2016, foto dari darat bertepatan dengan lintasan satelit Swarm milik Badan Antariksa Eropa. Gabungan pengamatan itu menunjukkan STEVE berkaitan dengan subauroral ion drift, aliran partikel sangat panas yang bergerak di sepanjang garis medan magnet berbeda dari wilayah aurora utama.

NASA mencatat STEVE dapat berlangsung sekitar 20 menit hingga satu jam, memanjang ratusan atau ribuan mil, dan kadang disertai struktur hijau mirip pagar. Ciri tersebut merupakan panduan pengamatan, bukan jaminan bahwa setiap pita ungu di foto malam adalah STEVE.

Keberadaan cahaya ini memberi penanda visual untuk proses di zona subaurora yang relatif jarang teramati. Karena satelit mengitari Bumi dan fenomenanya singkat, laporan bertanggal serta foto berlokasi jelas dari pengamat darat dapat membantu mencocokkan kejadian dengan data antariksa.

Foto utama berasal dari NASA Goddard Space Flight Center dan bertanggal 14 Maret 2018 pada arsip Wikimedia Commons. Gambar CC0 itu digunakan sebagai dokumentasi fenomena, tetapi warna, kecerahan, dan bentuk yang terekam tetap dipengaruhi kamera, paparan, kondisi langit, serta pengolahan gambar.

Sumber:

- https://www.nasa.gov/science-research/heliophysics/mystery-of-purple-lights-in-sky-solved-with-help-from-citizen-scientists/

- https://www.nasa.gov/science-research/heliophysics/nasa-needs-your-help-to-find-steve-and-heres-how/

- https://science.nasa.gov/science-research/earth-science/short-history-of-steve/

Dokumentasi foto: STEVE dan aurora; arsip bertanggal 14 Maret 2018. Kredit: NASA Goddard Space Flight Center (Wikimedia Commons). Sumber foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:The_Aurora_Named_STEVE_(40099064214).jpg Lisensi: CC0. Perubahan gambar: orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, dikonversi ke JPEG, diperkecil hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.

Catatan editorial: Redaksi Opinix menyusun naskah dari sumber yang tercantum, tanpa liputan lapangan atau wawancara. Fakta, tanggal, nama, angka, konteks, dan izin gambar diperiksa pada 20 Oktober 2026. Naskah diawali 'artikel evergreen' dan bukan berita terbaru.

Baca juga