Berita Sehari
Sains

Iridesensi Awan Menampilkan Warna di Tepi Awan Tipis

Redaksi Opinix ·

Iridesensi awan yang didokumentasikan pada 21 Agustus 2021.
Iridesensi awan yang didokumentasikan pada 21 Agustus 2021.
Foto: Couch-scratching-cats / Wikimedia Commons / CC BY 4.0

Iridesensi awan adalah warna-warna yang tampak pada awan, kadang bercampur dan kadang membentuk pita yang hampir sejajar dengan tepinya. Atlas Awan Internasional Organisasi Meteorologi Dunia mencatat hijau dan merah muda sebagai warna yang sering terlihat, dengan rona menyerupai mutiara.

Fenomena ini paling mudah dikenali pada bagian awan yang tipis dan relatif dekat dengan Matahari secara sudut pandang. Cahaya yang melewati atau mengitari tetes air maupun kristal es berukuran kecil mengalami difraksi, sehingga beberapa panjang gelombang diperkuat pada arah tertentu.

Susunan warna dapat berubah cepat karena ukuran partikel, ketebalan awan, dan posisi relatif Matahari, awan, serta pengamat terus berubah. Karena itu pola tidak selalu membentuk urutan pelangi yang rapi dan dapat hanya bertahan singkat.

Iridesensi dapat muncul pada awan yang baru terbentuk ketika ukuran partikelnya masih cukup seragam. Jika rentang ukurannya melebar atau awan menebal, warna biasanya memudar karena pola dari banyak partikel saling tumpang tindih.

Pengamatan harus dilakukan tanpa menatap Matahari langsung. Cakram Matahari dapat ditutup oleh bangunan atau penghalang, lalu bagian tepi awan diamati dari posisi aman; kacamata hitam biasa bukan perlindungan untuk menatap Matahari.

Foto dapat membantu mencatat bentuk, waktu, dan posisi warna, tetapi pemrosesan gambar yang berlebihan dapat mengubah rona. Artikel ini adalah artikel pengetahuan dan tidak menyatakan bahwa iridesensi sedang terlihat di Indonesia pada waktu terbit.

Sumber: WMO International Cloud Atlas, “Irisation or iridescence” dan “Corona”, diakses 20 Oktober 2026 — https://cloudatlas.wmo.int/irisation-or-iridescence.html ; https://cloudatlas.wmo.int/corona.html

Catatan editorial: definisi, susunan warna, dan kaitan difraksi diringkas dari atlas resmi WMO; artikel ini bukan laporan cuaca terbaru.

Dokumentasi foto: iridesensi awan, 21 Agustus 2021; Couch-scratching-cats, CC BY 4.0 — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Cloud_iridescence_1.jpg — gambar dipotong 16:9 dan dikompresi ke JPEG.

Baca juga