Berita Sehari
Sains

Mesin Termoakustik Menghubungkan Gradien Suhu dengan Gelombang Bunyi

Redaksi ·

Diagram skematik mesin udara panas termoakustik, dibuat 23 Desember 2009. Gambar bukan rancangan rinci konverter NASA.
Diagram skematik mesin udara panas termoakustik, dibuat 23 Desember 2009. Gambar bukan rancangan rinci konverter NASA.
Foto: Gruik70 / Wikimedia Commons (Public domain)

Mesin termoakustik memanfaatkan hubungan dua arah antara panas dan bunyi. Perbedaan suhu dapat memicu osilasi tekanan dalam gas, sedangkan gelombang akustik yang diatur dengan tepat dapat dipakai untuk memindahkan panas atau diteruskan ke alat pengubah energi.

Di dalam resonator, paket gas bergerak maju-mundur sambil mengalami pemampatan dan pemuaian. Ketika gerak itu berinteraksi dengan penukar kalor dan bahan berpori yang disebut stack atau regenerator, pertukaran panas dapat memperkuat gelombang pada fase yang sesuai.

NASA Glenn menjelaskan konverter daya termoakustik yang memakai tekanan dan perubahan volume dari sumber termoakustik untuk menggerakkan alternator piezoelektrik atau teknologi konversi lain. Bunyi di sini bukan sekadar keluaran yang terdengar, melainkan pembawa energi mekanis dalam sistem.

Salah satu daya tariknya ialah bagian panas dapat dirancang tanpa piston yang bergerak. Namun, istilah “tanpa bagian bergerak” tidak selalu berlaku untuk seluruh perangkat karena transduser, pompa, kipas, atau komponen pendukung dapat tetap ada pada rancangan tertentu.

Kinerja bergantung pada rasio suhu, frekuensi, jenis gas, tekanan operasi, geometri resonator, dan fase antara tekanan dengan kecepatan gas. Regenerator juga harus menyeimbangkan kontak termal: terlalu lemah tidak memindahkan cukup panas, terlalu kuat dapat meningkatkan rugi-rugi.

Teknologi yang sama dapat disusun sebagai mesin kalor, pembangkit listrik, lemari pendingin, atau pompa kalor. Perubahan arah fungsi bukan sulap; rancangan penukar kalor, sumber bunyi, beban, dan aliran energi menentukan apakah sistem menghasilkan atau menggunakan daya akustik.

Diagram pendamping menyederhanakan mesin udara panas termoakustik. Ia membantu menunjukkan sisi panas, sisi dingin, dan resonator, tetapi tidak mewakili rincian konverter NASA atau ukuran kinerja perangkat tertentu.

Sumber: https://technology.nasa.gov/patent/LEW-TOPS-80 ; https://ntrs.nasa.gov/api/citations/20240015017/downloads/Rodriguez_Paper_TREES_2025SciTech_20240015017_3.pdf

Catatan editorial: artikel evergreen ini merangkum penjelasan teknologi dan makalah NASA mengenai mesin serta pompa kalor termoakustik. Bukan berita produk siap jual dan tidak menyatakan seluruh rancangan memiliki kinerja yang sama.

Dokumentasi foto: Diagram skematik mesin udara panas termoakustik, dibuat 23 Desember 2009. Gambar bukan rancangan rinci konverter NASA.

Kredit foto: Gruik70 / Wikimedia Commons.

Halaman foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Thermo-acoustic_cooling_machine.png

Lisensi foto: Public domain — https://commons.wikimedia.org/wiki/Commons:Public_domain

Perubahan gambar: orientasi EXIF dinormalkan, dikonversi ke JPEG, diperkecil proporsional hingga sisi terpanjang 1.600 piksel, dan dikompresi; tidak ada perubahan isi.

Baca juga