Bishop’s Ring Menampakkan Cincin Pucat setelah Aerosol Vulkanik Menyebar
Redaksi Opinix ·

Foto: Marco Langbroek / Wikimedia Commons / CC BY-SA 3.0
Tulisan ini membahas Bishop’s Ring, korona atau aureol pucat yang mengelilingi Matahari ketika partikel sangat halus tersebar di atmosfer. Nama fenomena tersebut berkaitan dengan pengamatan Pendeta Sereno E. Bishop setelah letusan Krakatau 1883 dan penyebaran material vulkanik di stratosfer.
Bishop’s Ring berbeda dari halo 22 derajat yang dibentuk kristal es berukuran lebih besar. Cincinnya muncul melalui difraksi cahaya oleh aerosol kecil, sehingga tampak lebih lebar dan kurang tegas, dengan rona kebiruan di bagian dalam serta kemerahan atau kecokelatan ke arah luar.
Kajian dalam Applied Optics meneliti aerosol setelah letusan Gunung Pinatubo pada Juni 1991. Pengukuran lidar dan teori pembekuan tetes asam sulfat digunakan untuk menilai partikel yang dapat menghasilkan pola difraksi tersebut.
Peneliti menyimpulkan bahwa akumulasi partikel sulfuric acid tetrahydrate yang tidak bulat konsisten dengan pengamatan. Perkiraan jari-jari partikel sekitar 0,8 mikrometer menunjukkan mengapa ukuran dan bentuk aerosol sangat memengaruhi pola cahaya yang terlihat dari permukaan.
Fenomena tidak membuktikan dengan sendirinya sumber letusan tertentu. Pengamat memerlukan informasi waktu, sebaran aerosol, pengukuran atmosfer, dan perbandingan dengan gejala optik lain sebelum menghubungkan satu cincin dengan peristiwa vulkanik.
Matahari tidak boleh ditatap langsung saat mencari gejala ini. Artikel merupakan artikel sains dan tidak menyatakan bahwa Bishop’s Ring sedang terlihat di Indonesia atau menandai letusan terbaru ketika diterbitkan.
Sumber: Sassen, Peter, Luo, dan Crutzen, “Volcanic Bishop’s ring: evidence for a sulfuric acid tetrahydrate particle aureole”, Applied Optics 33(21), 20 Juli 1994 — https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20935828/
Catatan editorial: uraian mekanisme dibatasi pada hasil kajian dan prinsip optik; artikel tidak mengaitkan foto atau fenomena dengan kondisi atmosfer Indonesia saat ini.
Dokumentasi foto: Bishop’s Ring di Leiden yang dikaitkan dengan abu Eyjafjallajökull, 18 Mei 2010; Marco Langbroek, CC BY-SA 3.0 — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:BishopRing18mei2010_18_sml.jpg — dipotong ke rasio 16:9 dan dikompresi ke JPEG.
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains