Awan Stratosfer Kutub Menyimpan Cerita di Balik Warna Mutiara dan Reaksi Ozon
Redaksi Opinix ·

Foto: NASA / Lamont Poole / NASA Media Usage Guidelines — penggunaan editorial dan informasional, tanpa kesan dukungan
Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.
Awan stratosfer kutub, atau polar stratospheric clouds, muncul dalam keadaan atmosfer yang sangat dingin. Sebagian dikenal sebagai awan nacreous atau awan mutiara; foto arsip dekat Kiruna, Swedia, memperlihatkan awan yang mendapat cahaya dari bawah.
Tempat terbentuknya membedakan awan ini dari kebanyakan awan cuaca sehari-hari. Publikasi Earth Observatory membahas kondensasi asam nitrat dan jejak uap air di stratosfer kutub pada musim dingin, umumnya di bawah ketinggian 25 kilometer.
Awan tersebut juga menjadi permukaan bagi reaksi kimia yang mengubah senyawa klorin menjadi bentuk perusak ozon. Proses lain mengurangi senyawa nitrogen yang biasanya membatasi pengaruh merusak klorin, sehingga perannya tidak sebatas menghasilkan pemandangan berwarna.
Satu contoh pengamatan terukur berasal dari satelit CALIPSO pada 4 Januari 2011 di sekitar Greenland. Lidar mengirim pulsa laser dan mengukur cahaya yang dipantulkan partikel, untuk membaca jarak serta ketebalan lapisan atmosfer.
Dalam contoh itu, awan mencapai lebih dari 30 kilometer. Laporan mengaitkannya dengan gelombang atmosfer yang terbentuk saat massa udara stabil melewati pegunungan, lalu mengangkat lapisan ke ketinggian yang tidak lazim.
Foto dari daratan dan pengukuran lidar memberikan jenis informasi berbeda: rupa awan tidak sendirian membuktikan ketinggian atau komposisinya. Contoh Greenland dan foto Kiruna di sini adalah arsip pengetahuan, bukan laporan kemunculan awan baru pada Oktober 2026.
Sumber (diperiksa 18 Oktober 2026 WIB):
Earth Observatory, pengamatan CALIPSO 4 Januari 2011, publikasi 9 Februari 2011
https://science.nasa.gov/earth/earth-observatory/calipso-spies-polar-stratospheric-clouds-49187/
NASA, foto arsip dan penjelasan reaksi ozon, halaman 23 Maret 2008
https://www.nasa.gov/image-article/polar-stratospheric-clouds/
Foto dokumentasi / ilustrasi: Awan stratosfer kutub diterangi dari bawah dekat Kiruna, Swedia. Foto NASA/Lamont Poole; tanggal pemotretan tidak dicantumkan pada halaman foto bertarikh 23 Maret 2008. Bukan dokumentasi cuaca Oktober 2026.
Pembuat/kredit: NASA / Lamont Poole.
Halaman foto:
https://www.nasa.gov/image-article/polar-stratospheric-clouds/
Lisensi atau dasar izin: NASA Media Usage Guidelines — penggunaan editorial dan informasional, tanpa kesan dukungan.
https://www.nasa.gov/nasa-brand-center/images-and-media/
Perubahan: Orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, ukuran diperkecil bila diperlukan, dan dikodekan ulang sebagai JPEG; tanpa pemotongan, penambahan objek, atau manipulasi isi.
Catatan editorial: Disusun Redaksi Opinix dengan bantuan AI melalui kurasi sumber primer yang diperiksa. Bukan laporan kunjungan lapangan atau wawancara redaksi. Tulisan ini merupakan keluaran AI Redaksi Opinix yang merujuk bahan NASA, bukan pernyataan NASA. NASA tidak meninjau, mendukung, atau bertanggung jawab atas ketepatan tulisan ini. Keterangan waktu relatif dari halaman lama tidak diperlakukan sebagai keadaan atmosfer sekarang.
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains