Berita Sehari
Sains

Ilusi Bulan di Horizon Membesar di Mata, Bukan di Kamera

Redaksi Opinix ·

Harvest moon dekat horizon, diunggah 26 September 2007. Foto ilustrasi ilusi Bulan; ukuran diubah dan dikonversi ke JPEG tanpa pemotongan.
Harvest moon dekat horizon, diunggah 26 September 2007. Foto ilustrasi ilusi Bulan; ukuran diubah dan dikonversi ke JPEG tanpa pemotongan.
Foto: Roadcrusher, 26 September 2007, CC BY-SA 3.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Harvest_moon.jpg

Bulan yang baru terbit sering tampak jauh lebih besar dibandingkan ketika sudah tinggi di langit. NASA menjelaskan bahwa perbedaan dramatis ini terutama merupakan ilusi persepsi: pada malam yang sama, lebar sudut Bulan nyaris tidak berubah hanya karena posisinya berpindah dari horizon ke atas kepala.

Pengujian sederhana dapat dilakukan dengan memotret Bulan dekat horizon dan kemudian saat lebih tinggi menggunakan panjang fokus serta pengaturan kamera yang sama. Hasilnya menunjukkan diameter pada citra tetap hampir sama, walaupun mata merasa Bulan pertama lebih besar.

Atmosfer juga bukan kaca pembesar untuk fenomena ini. Pembiasan dekat horizon justru dapat sedikit menekan bentuk Bulan secara vertikal, sementara perjalanan cahaya yang lebih panjang melalui atmosfer lebih mudah menghamburkan warna biru dan membuat Bulan tampak lebih kuning atau jingga.

Salah satu gagasan yang sering dibahas adalah pengaruh petunjuk jarak dari bangunan, pohon, atau pegunungan di latar depan, mirip prinsip ilusi Ponzo. Otak menilai Bulan yang berada dekat objek horizon sebagai benda yang sangat jauh lalu menyesuaikan persepsi ukurannya.

Penjelasan itu belum menutup persoalan. NASA mencatat astronot di orbit juga dapat mengalami ilusi Bulan meski tidak memiliki objek latar depan seperti di permukaan Bumi, sehingga belum ada satu mekanisme yang diterima sebagai jawaban lengkap.

Foto pendamping memperlihatkan harvest moon dekat horizon dan pertama kali diunggah pada 26 September 2007. Gambar ini menunjukkan konteks visual yang memicu ilusi, bukan pengukuran perubahan diameter Bulan.

Sumber: NASA Science, “The Moon Illusion: Why Does the Moon Look So Big Sometimes?”, 24 Januari 2023, diperbarui 13 Februari 2025, https://science.nasa.gov/solar-system/moon/the-moon-illusion-why-does-the-moon-look-so-big-sometimes/ ; NASA, “Why Does the Moon Look Larger at the Horizon? We Asked a NASA Scientist”, 12 Februari 2025, https://www.nasa.gov/general/why-does-the-moon-look-larger-at-the-horizon-we-asked-a-nasa-scientist-episode-50/ ; Wikimedia Commons, https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Harvest_moon.jpg

Catatan editorial: Artikel ini adalah artikel sains, bukan berita tentang fase Bulan terbaru. Foto CC BY-SA 3.0 diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG tanpa pemotongan.

Baca juga