Citra Landsat Menyingkap Kisah Dasar Laut Purba di Siprus
Redaksi ·

Foto: NASA Earth Observatory/Michala Garrison, menggunakan data USGS/NASA Landsat — domain publik.
Citra satelit dapat memperlihatkan bentuk sebuah pulau, tetapi sejarah pembentukannya tersimpan dalam batuan. Siprus menjadi contoh menarik: sebagian daratannya membawa jejak kerak samudra purba yang kini justru tersingkap di pegunungan. Hubungan antara dasar laut dan bentang darat itu membantu menjelaskan mengapa pulau di Laut Mediterania ini penting bagi kajian geologi.
NASA Earth Observatory pada 5 November 2026 menyoroti Siprus melalui citra Landsat 8 yang diambil pada 10 Oktober 2026. Pada Semenanjung Akrotiri, Danau Garam Akrotiri tampak terang di antara daratan dan laut biru. Citra tersebut merekam keadaan permukaan pada tanggal pengambilan, sementara penjelasan sejarahnya memerlukan informasi geologi.
Menurut Geological Survey Department Siprus, kompleks ofiolit Troodos terbentuk sekitar 92 juta tahun lalu, beberapa kilometer di bawah permukaan laut. Batuan itu berasal dari lingkungan pemekaran dasar Samudra Neotethys. Pergerakan lempeng kemudian mengangkatnya melalui proses tektonik yang kompleks hingga menjadi bagian dari daratan Siprus.
Ofiolit merupakan potongan kerak samudra beserta bagian mantel atas yang tersingkap di darat. Urutan batuan Troodos mencakup material mantel, batuan yang terbentuk dari pendinginan magma, saluran terobosan magma, hingga lava yang dahulu keluar di dasar laut. Susunan tersebut memberi kesempatan mempelajari lingkungan samudra tanpa harus mengamatinya langsung di kedalaman laut.
Troodos juga menunjukkan bahwa pengangkatan batuan mempunyai pengaruh lanjutan. Rekahan meningkatkan jalan masuk air ke dalam batuan dan membantu pembentukan akuifer. Bentuk pegunungan memengaruhi curah hujan, sedangkan pelapukan dan erosi menghasilkan tanah dengan komposisi berbeda. Geologi ikut membentuk kondisi tempat tumbuh hutan dan berkembangnya kehidupan di pulau itu.
Di Akrotiri, proses yang menonjol berbeda lagi. Endapan sungai dan laut secara bertahap membentuk penghubung daratan yang disebut tombolo. Danau garamnya merupakan laguna pesisir yang dahulu terhubung dengan Mediterania. Dua penghubung daratan membatasi kawasan perairan tersebut, memperlihatkan peran pengendapan dalam mengubah garis pantai.
Permukaan Danau Garam Akrotiri juga berubah mengikuti musim. Perairannya biasanya bertambah pada akhir musim gugur dan musim dingin, lalu mengering pada musim panas. Karena itu, satu citra tidak mewakili kondisi danau sepanjang tahun; waktu perekaman merupakan bagian penting ketika membaca penampakan satelit.
Pegunungan Troodos dan Semenanjung Akrotiri memperlihatkan dua skala perubahan bentang alam: pengangkatan kerak samudra selama sejarah geologi serta pembentukan pesisir melalui endapan. Citra dari orbit menyediakan pandangan luas, sedangkan kajian batuan menerangkan proses di balik bentuknya. Keduanya saling melengkapi untuk membaca perjalanan sebuah pulau.
Sumber:
NASA Earth Observatory — Cyprus: Island of Snakes, Cats, and Ophiolites (5 November 2026): https://science.nasa.gov/earth/earth-observatory/cyprus-island-of-snakes-cats-and-ophiolites/
Geological Survey Department Siprus — Introduction: https://www.moa.gov.cy/moa/gsd/gsd.nsf/page45_en/page45_en
Foto dan kebijakan penggunaan: https://science.nasa.gov/earth/earth-observatory/cyprus-island-of-snakes-cats-and-ophiolites/ | https://science.nasa.gov/mission/landsat/multimedia/
Catatan editorial: artikel penjelasan sains berdasarkan sumber primer, bukan klaim penemuan geologi baru. Citra diambil 10 Oktober 2026 dan ditampilkan NASA pada 5 November 2026. Gambar diperkecil tanpa pemotongan atau perubahan isi.
Sains
Sains
Budaya dan Pariwisata
Sains
Budaya
Budaya