Berita Sehari
Sains

Feature Sains: Sprite Merah Menyalakan Atmosfer Jauh di Atas Badai

Redaksi Opinix ·

Sprite merah di atmosfer atas Bumi yang dipotret astronot NASA Matthew Dominick dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 3 Juni 2024. Tanggal sumber: Taken on 3 June 2024, 21:34:14.
Sprite merah di atmosfer atas Bumi yang dipotret astronot NASA Matthew Dominick dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 3 Juni 2024. Tanggal sumber: Taken on 3 June 2024, 21:34:14.
Foto: Foto: NASA/JSC/ESRS/Matthew Dominick/ Simeon Schmauß. Halaman berkas: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Red_Sprites_from_the_ISS_(53791152564).jpg. Lisensi: Public domain (). Perubahan: orientasi disesuaikan, ukuran diperkecil, dan format dikonversi ke JPEG; substansi gambar tidak diubah.

Ini adalah feature sains, bukan laporan kejadian cuaca terbaru. Sprite merah termasuk peristiwa cahaya sementara di atmosfer atas yang berkaitan dengan aktivitas petir di badai jauh di bawahnya. NASA menjelaskan bahwa kilatan ini muncul tinggi di atas awan, berbeda dari sambaran petir biasa yang paling sering kita lihat.

Astronot NASA Matthew Dominick memotret beberapa sprite dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 3 Juni 2024. Sudut pandang orbit membantu memperlihatkan kilatan merah di atas sistem badai, sementara cahaya awan dan permukaan Bumi berada jauh di bawahnya.

Warna merah berhubungan dengan nitrogen di atmosfer atas. Bentuk sprite dapat menyerupai kolom, wortel, atau ubur-ubur, tetapi penampilan itu berlangsung sangat singkat. Kamera dengan pengaturan tepat dan posisi pandang yang baik lebih mampu merekamnya daripada mata yang tidak siap.

NASA menyebut sprite sebagai bagian dari transient luminous events atau TLE. Kelompok ini mencakup gejala cahaya lain di atas badai, dan para peneliti menggunakan kamera, fotometer, serta detektor lain untuk mempelajari hubungan antara petir, atmosfer, dan lingkungan listrik Bumi.

Foto satu sprite tidak cukup untuk menyimpulkan kekuatan badai atau memprediksi cuaca di tempat lain. Ia harus dibaca bersama waktu, posisi, data petir, serta kondisi awan. Karena itu, citra menakjubkan berfungsi sebagai bukti pengamatan dan pintu masuk penelitian, bukan ramalan mandiri.

Pengamatan dari ruang angkasa juga dilengkapi proyek sains warga NASA bernama Spritacular. Kontributor tetap perlu mengutamakan keselamatan: badai petir tidak boleh didekati demi foto, dan pengamatan darat sebaiknya dilakukan dari lokasi aman dengan pandangan ke badai yang jauh.

Sumber: NASA, “A Midsummer Red Sprite Seen from Space”, 10 Juli 2024, https://www.nasa.gov/image-article/a-midsummer-red-sprite-seen-from-space/ ; NASA Science, “Spritacular: NASA’s New Citizen Science Project to Capture Elusive Upper Atmospheric Electrical Phenomena on Camera”, https://science.nasa.gov/science-research/earth-science/spritacular/ ; NASA Science, “The Atmosphere... After Dark!”, https://science.nasa.gov/sun/the-atmosphere-after-dark/ . Diakses 11 Oktober 2026.

Catatan editorial: Tulisan ini merupakan feature pengetahuan berdasarkan publikasi NASA. Foto mendokumentasikan peristiwa 3 Juni 2024 dan tidak disajikan sebagai kejadian baru pada tanggal penerbitan artikel.

Baca juga