Berita Sehari
Sains

Feature: Bioluminesensi, Cara Makhluk Laut Menghasilkan Cahaya Sendiri

Redaksi Opinix ·

Jejak tangan bercahaya pada air berisi organisme bioluminesen, 18 Juni 2024. Dokumentasi satu respons; berkas diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Jejak tangan bercahaya pada air berisi organisme bioluminesen, 18 Juni 2024. Dokumentasi satu respons; berkas diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.
Foto: NASA/Milan Loiacono, 18 Juni 2024, domain publik (https://creativecommons.org/publicdomain/mark/1.0/) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Bioluminescent_Handprint_(oceanos2024loiacono-5).jpg

Bioluminesensi adalah kemampuan organisme menghasilkan cahaya melalui reaksi kimia. Feature ini merangkum penjelasan NOAA mengenai “cahaya hidup” di laut; tulisan ini bukan laporan penampakan terbaru dan tidak menyatakan setiap kilau di pantai pasti berasal dari proses yang sama.

NOAA menjelaskan bioluminesensi sebagai salah satu bentuk kemiluminesensi, yaitu produksi cahaya tampak oleh reaksi kimia. Ketika luciferin bereaksi dengan oksigen, reaksi tersebut dapat melepaskan energi dalam bentuk cahaya, dengan enzim tertentu membantu mengatur proses pada sebagian organisme.

Fenomena ini ditemukan dari permukaan hingga dasar laut dalam. Perkiraan yang dikutip dalam materi pendidikan NOAA menyebut lebih dari 75 persen hewan di kolom air laut terbuka bersifat bioluminesen, sedangkan informasi tentang organisme bercahaya yang hidup di dasar laut masih lebih terbatas.

Cahaya dapat berfungsi untuk menghindari atau memperingatkan pemangsa, memancing atau menemukan mangsa, dan berkomunikasi. Satu fungsi tidak berlaku untuk semua organisme; bentuk, warna, posisi, serta pola kilatan berkaitan dengan lingkungan dan strategi hidup masing-masing.

Bioluminesensi berbeda dari fluoresensi. Organisme bioluminesen membuat cahaya melalui reaksi kimia, sedangkan fluoresensi menyerap cahaya dari luar lalu memancarkannya kembali pada warna lain. Perbedaan sumber energi itu membantu peneliti menentukan proses yang sedang diamati.

Foto pendamping memperlihatkan jejak tangan bercahaya pada air yang mengandung organisme bioluminesen, didokumentasikan pada 18 Juni 2024. Gambar merekam respons organisme di satu lokasi dan waktu, bukan seluruh keragaman bioluminesensi laut.

Sumber: NOAA Ocean Exploration, “What is bioluminescence?”, diakses 10 Oktober 2026, https://oceanexplorer.noaa.gov/ocean-fact/bioluminescence/; NOAA Ocean Exploration, “Bioluminescence Fact Sheet”, 2026, https://oceanexplorer.noaa.gov/fact-sheet/bioluminescence-fact-sheet/

Catatan editorial: Tulisan ini ditandai sebagai feature sains dan bukan berita terbaru. Angka persentase merupakan perkiraan untuk hewan di kolom air laut terbuka, bukan seluruh makhluk laut. Foto hanya diubah ukuran dan dikonversi ke JPEG.

Baca juga