Berita Sehari
Sains

Scoria Menyimpan Jejak Gelembung Gas dalam Fragmen Lava Gelap

Redaksi Opinix ·

Sampel scoria lapuk dari Divlit Volcano, Provinsi Manisa, Turki, didokumentasikan 13 November 2023.
Sampel scoria lapuk dari Divlit Volcano, Provinsi Manisa, Turki, didokumentasikan 13 November 2023.
Foto: James St. John — halaman foto https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Scoria_(Divlit_Tepe_Volcanics,_Quaternary,_~2.6_to_30_ka;_Divlit_Volcano,_Manisa_Province,_Turkey)_1.jpg — CC BY 2.0 https://creativecommons.org/licenses/by/2.0/ — perubahan: dipotong, diubah ukurannya, dan dikonversi ke JPEG 1200×600.

Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.

Scoria adalah material vulkanik berongga yang terbentuk ketika gas keluar dari magma. Glosarium Program Bahaya Gunung Api USGS menyebutnya sebagai lontaran vulkanik vesikular: magma yang berbusa karena pelepasan gas lalu membeku menjadi fragmen.

Rongga pada scoria disebut vesikel. Bentuk dan ukurannya dapat berbeda-beda karena gelembung gas berkembang, berpisah, atau terperangkap ketika lava mendingin; foto sampel hanya memperlihatkan tekstur, bukan seluruh riwayat letusan.

USGS membedakan scoria dari pumice melalui derajat vesikularitas dan kerapatan. Scoria umumnya lebih sedikit rongganya, lebih padat, dan lazim berkomposisi andesitik atau basaltik. Karena itu, warna gelap dan banyak lubang saja tidak cukup untuk menyebut semua batu sebagai scoria.

Fragmen yang terlontar dapat menumpuk di sekitar satu lubang letusan. Penjelasan USGS mengenai kerucut abu atau kerucut scoria menggambarkannya sebagai gunung api relatif kecil dan berlereng terjal, dibangun oleh pecahan lava yang jatuh kembali di sekeliling ventilasi.

Istilah tephra memiliki cakupan lebih luas. Dalam glosarium yang sama, tephra berarti fragmen batuan berbagai jenis dan ukuran yang dipaksa keluar dari gunung api melalui lintasan udara; abu, bom vulkanik, dan scoria termasuk di dalam kelompok ini.

Saat mengamati sampel, ciri yang berguna dicatat secara terpisah: ukuran rongga, banyaknya rongga, warna permukaan segar, kristal yang tampak, dan massa relatif. Identifikasi lapangan yang lebih kuat tetap memerlukan konteks lokasi dan, bila diperlukan, analisis petrologi.

Sampel pada foto berasal dari Divlit Volcano di Provinsi Manisa, Turki. Foto itu relevan untuk melihat tekstur berbusa, tetapi tidak digunakan untuk menyimpulkan komposisi kimia sampel lain atau aktivitas gunung api tertentu di Indonesia.

Sumber (diperiksa 18 Oktober 2026 WIB):

U.S. Geological Survey, Volcano Hazards Program Glossary, entri “Scoria” dan “Tephra”

https://www.usgs.gov/glossary/volcano-hazards-program-glossary

U.S. Geological Survey, “Clearlake Oaks cinder cone, Clear Lake Volcanic Field, California”

https://www.usgs.gov/media/images/clearlake-oaks-cinder-cone-clear-lake-volcanic-field-california

Catatan editorial: Artikel Redaksi Opinix merangkum sumber primer USGS sebagai bacaan sains dasar. Foto berlisensi terbuka digunakan sebagai ilustrasi tekstur dan tidak menggantikan identifikasi geologi.

Baca juga