Berita Sehari
Sains

Kekar Kolom Membentuk Prisma Batuan melalui Penyusutan saat Pendinginan

Redaksi Opinix ·

Penampang basalt berkekar kolom di Overhanging Cliff, Yellowstone National Park, Amerika Serikat; Jim Peaco/NPS, Juni 1989. Foto arsip Bumi, bukan permukaan Mars atau dokumentasi aktivitas gunung terkini.
Penampang basalt berkekar kolom di Overhanging Cliff, Yellowstone National Park, Amerika Serikat; Jim Peaco/NPS, Juni 1989. Foto arsip Bumi, bukan permukaan Mars atau dokumentasi aktivitas gunung terkini.
Foto: Jim Peaco / National Park Service, Juni 1989 / Public domain, karya asli National Park Service; No claim to original U.S. Government works

Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.

Deretan batu menyerupai tiang dapat terbentuk tanpa dipahat. Geologi menyebut pola ini kekar kolom atau columnar jointing: sistem retakan yang saling berpotongan sehingga tubuh batuan terbagi menjadi bentuk mendekati prisma.

National Park Service menjelaskan bahwa pendinginan menyebabkan tubuh lava atau magma menyusut. Tegangan akibat penyusutan kemudian membentuk retakan. Pada aliran lava, rekahan dapat berkembang dari bagian atas dan bawah menuju bagian tengah, bukan sekadar pecah acak di permukaan.

Kolom sering mempunyai enam sisi, tetapi jumlahnya dapat berkisar tiga sampai tujuh. Pola heksagonal berkaitan dengan pertemuan tiga rekahan pada sudut sekitar 120 derajat, yang efisien melepaskan tegangan penyusutan.

Arah kolom mengikuti permukaan utama tempat pendinginan dan cenderung tegak lurus terhadapnya. Karena itu, susunan kolom tidak harus selalu lurus vertikal. Perubahan arah dan laju pendinginan membantu menjelaskan mengapa beberapa bagian tampak melengkung atau lebih tidak teratur.

Fenomena ini umum pada aliran basalt, tetapi NPS juga mencatatnya pada batuan dengan komposisi lain, endapan aliran piroklastik, dan sebagian intrusi dangkal. Bentuk yang serupa tidak otomatis berarti semua kolom berasal dari satu jenis batu atau satu peristiwa.

Perbandingan lintas planet menambah konteks. Artikel NASA Earth Observatory pada 2009 membahas kolom di Marte Vallis, Mars, yang terlihat melalui HiRISE. Kemiripan pola dipakai untuk memahami pendinginan dan rekahan; foto pendamping tulisan ini tetap merupakan arsip batuan di Yellowstone, Bumi.

Sumber (diperiksa 18 Oktober 2026 WIB):

National Park Service, proses dan contoh columnar jointing

https://www.nps.gov/subjects/volcanoes/columnar-jointing.htm

NASA Earth Observatory, Mars and Earth: Columnar Jointing, 10 Juni 2009

https://science.nasa.gov/earth/earth-observatory/mars-and-earth-columnar-jointing-38904/

Foto dokumentasi / ilustrasi: Penampang basalt berkekar kolom di Overhanging Cliff, Yellowstone National Park, Amerika Serikat; Jim Peaco/NPS, Juni 1989. Foto arsip Bumi, bukan permukaan Mars atau dokumentasi aktivitas gunung terkini.

Pembuat/kredit: Jim Peaco / National Park Service, Juni 1989.

Halaman foto:

https://www.nps.gov/subjects/volcanoes/columnar-jointing.htm

Lisensi atau dasar izin: Public domain, karya asli National Park Service; No claim to original U.S. Government works.

https://www.nps.gov/aboutus/disclaimer.htm

Perubahan: Orientasi EXIF disesuaikan bila tersedia, ukuran diperkecil bila diperlukan, dan dikodekan ulang sebagai JPEG; tanpa pemotongan atau perubahan isi.

Catatan editorial: Tulisan pengetahuan berdasarkan penjelasan lembaga geologi dan arsip NASA, bukan penelitian atau observasi baru redaksi. Bentuk kolom tidak digunakan untuk menebak umur, kondisi bahaya, maupun sejarah lengkap batuan tanpa kajian setempat.

Baca juga