Feature: Tardigrada Bertahan Ekstrem dengan Menghentikan Hampir Seluruh Metabolismenya
Redaksi Opinix ·

Foto: DSparrow14, 13 Oktober 2022, CC BY-SA 4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Tardigrade_under_microscope.jpg
Tardigrada adalah hewan mikroskopis bersel banyak yang kerap dijuluki beruang air. Ukurannya kecil dan memiliki delapan kaki, tetapi ketenarannya berasal dari kemampuan sebagian spesies memasuki keadaan sangat tahan ketika menghadapi kekeringan, suhu ekstrem, radiasi, atau tekanan lingkungan lain.
Kemampuan itu bukan berarti tardigrada kebal terhadap segala keadaan. Saat lingkungan memburuk, tardigrada tertentu dapat kehilangan sebagian besar air tubuh dan masuk ke keadaan kriptobiosis, ketika aktivitas metabolisme turun hingga nyaris berhenti. Dalam bentuk mengerut yang sering disebut tun, hewan ini menunggu kondisi kembali memungkinkan untuk aktif.
Perbedaan antara keadaan aktif dan kriptobiosis penting. Tardigrada yang aktif tetap memiliki batas fisiologis, sementara kemampuan bertahan paling terkenal biasanya terkait dengan keadaan tidak aktif tersebut. Bahkan dalam percobaan luar angkasa, paparan radiasi Matahari tanpa penyaring menurunkan kelangsungan hidup meskipun sebagian individu masih dapat bertahan.
NASA menggunakan spesies Hypsibius exemplaris sebagai organisme model untuk mempelajari respons gen terhadap tekanan lingkungan di Stasiun Antariksa Internasional. Peneliti membandingkan gen yang aktif atau tidak aktif selama penerbangan antariksa jangka pendek dan panjang untuk mencari mekanisme yang benar-benar diperlukan bagi adaptasi.
Pengetahuan itu tidak dimaksudkan untuk mengubah manusia menjadi tahan vakum. Nilainya lebih realistis: memahami perlindungan sel dapat membantu riset mengenai penyimpanan bahan biologis, pangan, atau obat dalam kondisi sulit, serta memperkaya strategi menjaga kesehatan astronaut selama misi panjang.
Tardigrada juga mengingatkan bahwa istilah populer seperti “makhluk paling tangguh” perlu dibaca dengan hati-hati. Ketahanan berbeda antarspesies, tahap hidup, dan jenis tekanan. Temuan laboratorium harus dipahami sebagai hasil pada kondisi terukur, bukan bukti bahwa setiap tardigrada dapat selamat dari perlakuan apa pun.
Sumber: NASA, Cell Science-04 — https://science.nasa.gov/biological-physical/investigations/cell-science-04/ ; NASA, Microscopic Superheroes to Help Protect Astronaut Health in Space — https://www.nasa.gov/humans-in-space/microscopic-superheroes-to-help-protect-astronaut-health-in-space/
Catatan editorial: Tulisan ini adalah feature pengetahuan, bukan berita penemuan terbaru. Istilah dan batas kemampuan tardigrada diringkas dari sumber ilmiah NASA; redaksi bukan lembaga penelitian dan tidak melakukan eksperimen sendiri.
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains
Sains