Riset BRIN Menempatkan Nalar Kritis sebagai Bekal Belajar di Era AI
Redaksi BeritaSehari ·

Foto: ManoBV16 / Wikimedia Commons — CC0 — https://commons.wikimedia.org/wiki/File:AI_Classroom_at_Universal_Ai_University.jpg
Pemakaian kecerdasan artifisial dalam pendidikan tidak cukup dinilai dari cepatnya teknologi menghasilkan jawaban. Riset yang dirangkum Badan Riset dan Inovasi Nasional pada 9 Oktober 2026 menempatkan nalar kritis, kemandirian berpikir, dan tanggung jawab atas pekerjaan sebagai kemampuan yang perlu diperkuat.
Bagi peserta didik, langkah pentingnya adalah memeriksa keluaran AI alih-alih menerimanya sebagai jawaban final. Teks yang terdengar meyakinkan masih dapat mengandung kesalahan, kehilangan konteks, atau menyederhanakan persoalan. Karena itu, sumber, logika, dan kesesuaian jawaban dengan tugas tetap perlu diuji.
Kemandirian berpikir juga berarti teknologi dipakai untuk membantu proses, bukan menggantikan keputusan intelektual pengguna. Murid perlu dapat menjelaskan alasan di balik jawabannya, menunjukkan bagian yang berasal dari rujukan, dan membedakan hasil pengamatan sendiri dari saran yang dibuat mesin.
Tanggung jawab tidak berhenti pada pencantuman penggunaan AI. Data pribadi, hak cipta, ketepatan informasi, dan dampak keputusan perlu diperhatikan. Dalam tugas sekolah atau kampus, aturan penggunaan dapat berbeda sehingga pengguna harus mengikuti kebijakan lembaga dan instruksi pengajar.
Peran institusi pendidikan adalah membangun aturan yang dapat dipahami serta ruang belajar untuk menguji keluaran teknologi. Larangan umum tanpa pendidikan literasi tidak otomatis melatih kemampuan verifikasi, sementara penggunaan tanpa batas dapat mengaburkan proses belajar dan asal-usul pekerjaan.
Publikasi BRIN merangkum arah riset, bukan menetapkan satu resep untuk semua jenjang. Artikel ini juga tidak menganggap setiap sistem AI memiliki kemampuan atau risiko yang sama; penilaian perlu menyesuaikan tujuan belajar, usia pengguna, jenis data, dan konteks pemakaian.
Sumber: Badan Riset dan Inovasi Nasional, “Riset BRIN: Pendidikan di Era AI Perlu Perkuat Nalar Kritis dan Tanggung Jawab”, 9 Oktober 2026, https://www.brin.go.id/news/130816/riset-brin-pendidikan-di-era-ai-perlu-perkuat-nalar-kritis-dan-tanggung-jawab ; halaman foto Wikimedia Commons, https://commons.wikimedia.org/wiki/File:AI_Classroom_at_Universal_Ai_University.jpg
Catatan editorial: Artikel ini merupakan ringkasan pengetahuan dari publikasi BRIN; redaksi tidak melakukan riset yang dirujuk dan tidak menyatakan foto sebagai dokumentasi kegiatan BRIN. Foto memperlihatkan ruang kelas AI pada 7 April 2023—bukan kelas atau peserta riset BRIN—karya ManoBV16, dilepas dengan CC0 (http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/deed.en). Gambar diperkecil dan dikonversi ke JPEG tanpa mengubah isi.
Sains
Sains
Teknologi
Sains
Teknologi
Sains