Langsung ke isi
Minggu, 8 November 2026 · Baca sebentar. Paham lebih banyak.Redaksi · Pedoman · Koreksi
Sains, teknologi, dan pengetahuan untuk keseharian.
Teknologi

Ray-Ban Meta Dijual di Indonesia Mulai Rp8,8 Juta, Kenapa Kacamata Ini Disebut Pintar?

Kacamata pintar Ray-Ban Meta generasi pertama bersama casing pengisi daya
Foto: CCadio / Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

JAKARTA – Kacamata yang bisa memotret, memutar musik, dan menjawab pertanyaan kini resmi masuk Indonesia. EssilorLuxottica dan Meta mengumumkan kehadiran Ray-Ban Meta dan Oakley Meta di Jakarta pada Selasa (3/11/2026), dan penjualannya dimulai Rabu (11/11/2026), menurut CNN Indonesia dan detikInet.

Kenapa disebut kacamata pintar? Di balik bingkai yang tampak biasa, tertanam kamera, speaker, mikrofon, dan baterai. Kacamata ini tersambung ke ponsel sehingga pemakainya bisa merekam, menelepon, mendengarkan musik, dan memakai asisten Meta AI tanpa memegang ponsel.

Ada empat lini yang dijual. Oakley Meta HSTN dibanderol Rp8.799.000, Ray-Ban Meta Gen 3 dalam desain Wayfarer, Aviator, dan Zena Rp8.999.000, Ray-Ban Meta Optics untuk lensa minus Rp9.399.000, dan Oakley Meta Vanguard Rp10.999.000. Angka ini konsisten di CNN Indonesia, detikInet, dan Gizmologi.

Ray-Ban Meta Gen 3 membawa kamera 12 megapiksel dengan video 3K, speaker open-ear, dan enam mikrofon, menurut CNN Indonesia. Baterainya diklaim tahan hingga 9 jam. Sebuah lampu LED menyala saat kacamata merekam, sebagai penanda bagi orang di sekitar.

Stan Ray-Ban Meta di pameran Bild Expo 2025
Ray-Ban Meta dipamerkan di Bild Expo 2025, Amerika Serikat. Foto arsip. Foto: Tzim78 / Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

Oakley Meta Vanguard ditujukan untuk olahraga. Kacamata ini tahan air dan debu dengan sertifikasi IP67, punya kamera sudut lebar, dan bisa terhubung ke Strava serta Garmin, tulis CNN Indonesia.

“Kami sangat antusias untuk memperluas kategori kacamata AI di Indonesia melalui peluncuran Ray-Ban Meta (Gen 3),” kata Presiden Direktur EssilorLuxottica Indonesia Dailami Aziz, seperti dikutip CNN Indonesia. Managing Director Meta Indonesia Pieter Lydian menyebut, “Kami membangun superintelligence yang personal untuk siapa saja,” dikutip detikInet.

Kacamata ini dijual di dealer resmi Ray-Ban dan Oakley serta jaringan Optik Seis, menurut detikInet. KoranIndopos menulis produk ini sudah terjual jutaan unit secara global, tanpa merinci angkanya.

Yang belum jelas: apakah asisten Meta AI di kacamata sudah mendukung bahasa Indonesia, serta berapa daya tahan baterai model Oakley. Sumber yang dibaca juga tidak membahas aturan privasi selain lampu indikator perekaman.

Bagi calon pembeli, harga Rp8,8 juta hingga Rp11 juta menempatkan kacamata ini setara ponsel kelas menengah atas. Mencoba langsung di toko sebelum membeli bisa membantu memastikan ukuran bingkai dan kenyamanannya.

Catatan redaksi: disusun dari sumber yang disebutkan; foto arsip bukan dokumentasi peristiwa terbaru.

Sumber: CNN Indonesia, detikInet, KoranIndopos, Gizmologi

Ada yang keliru di berita ini? Kirim koreksi ke redaksi. Kami memperbaiki dan mencatat setiap koreksi.

Baca juga