Berita Sehari
Sains

Diatomit Menggabungkan Kerangka Diatom, Pori Halus, dan Beragam Pemakaian

Redaksi Opinix ·

Sampel diatomaceous earth didokumentasikan 14 Desember 2013; foto memperlihatkan rupa bahan pada skala makro.
Sampel diatomaceous earth didokumentasikan 14 Desember 2013; foto memperlihatkan rupa bahan pada skala makro.
Foto: SprocketRocket — halaman foto https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Diatomaceous_Earth.jpg — CC0 1.0 https://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/ — perubahan: dipotong, diubah ukurannya, dan dikonversi ke JPEG 1200×600.

Tulisan latar / evergreen nonaktual — bukan berita terbaru.

Diatomit adalah batuan sedimen silika berbutir sangat halus yang tersusun terutama dari sisa diatom, kelompok alga dengan kerangka mikroskopis. U.S. Geological Survey menggambarkannya sebagai batuan menyerupai kapur yang lunak, rapuh, dan umumnya berwarna terang.

Pori-pori yang sangat halus menjadi salah satu ciri penting diatomit. USGS mencatat material ini berkepadatan sangat rendah, dapat mengapung setidaknya sampai jenuh air, dan relatif inert terhadap banyak cairan serta gas.

Sifat lain yang disebut sumber ialah konduktivitas panas rendah dan titik lebur yang cukup tinggi. Daftar ciri tersebut membantu menjelaskan mengapa diatomit dibaca sebagai bahan dengan struktur dan sifat khas, bukan sekadar bubuk putih yang dapat dipertukarkan dengan bahan lain.

Pemakaian utamanya saat ini adalah sebagai bahan bantu penyaring. USGS juga mencatat penggunaan sebagai penyerap tumpahan industri, bahan pengisi pada cat dan bahan kimia kering, insulasi, abrasif ringan dalam bahan pemoles, serta tambahan silika pada semen dan campuran lain.

Warna sampel dapat putih ketika murni, tetapi juga krem hingga abu-abu, dan jarang hitam. Foto makro hanya memperlihatkan rupa serbuk; bentuk kerangka diatom dan rincian pori memerlukan pembesaran serta pemeriksaan yang sesuai.

Foto artikel menunjukkan sampel diatomaceous earth berlabel food-grade yang didokumentasikan pada 14 Desember 2013. Label pada satu sampel tidak menjadi saran konsumsi atau keselamatan untuk produk lain; tulisan ini tidak menggantikan lembar keselamatan bahan dan petunjuk penggunaan.

Sumber (diperiksa 19 Oktober 2026 WIB):

U.S. Geological Survey, National Minerals Information Center, “Diatomite Statistics and Information”

https://www.usgs.gov/centers/national-minerals-information-center/diatomite-statistics-and-information

U.S. Geological Survey, “Filtration with Diatomaceous Earth”

https://www.usgs.gov/media/images/filtration-diatomaceous-earth

Catatan editorial: Artikel sains dasar Redaksi Opinix yang merangkum sumber USGS. Foto berlisensi terbuka digunakan untuk menunjukkan rupa bahan, bukan hasil analisis laboratorium atas sampel tertentu.

Baca juga